Kabarbanten.com
  • Home
  • Tangerang
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • Tangerang
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Kabarbanten.com
No Result
View All Result
Home Banten

Konkret Cegah, Polda Banten Bentuk Kelompok Peduli Anak dan Perempuan

kabarbanten.com
18 Juni 2021
Konkret Cegah, Polda Banten Bentuk  Kelompok Peduli Anak dan Perempuan

Keprihatinan mendalam atas kejahatan terhadap anak dan perempuan, perlu upaya pencegahan konkret. Untuk itu, Kapolda Banten menggagas pembentukan percontohan Kelompok Peduli Lingkungan Aman bagi Anak dan Perempuan (KPLAAP) di setiap RT.

Kepala Bidang Humas Polda Banten, Kombes Pol. Edy Sumardi Priadinata, S.I.K., M.H., Kamis (17/6/21) di Mapolda Banten, kepada media mengatakan, hal itu merupakan gagasan dan pemikiran Kapolda Banten, Irjen Pol. Dr. Rudy Heriyanto Adi Nugrogho, S.H., M.H., M.B.A..

Gagasan membentuk KPLAAP itu, sangat relevan dengan “12 Commander Wish” yang digulir oleh Irjen Pol Rudy sejak kepemimpinannya di Polda Banten, 5 Januari 2021. “12 Commander Wish” digali dari kultur dan kearifan lokal Banten yang khas sebagai daerah berjuluk “Bumi Ulama, Bumi Santri”.

Untuk menjabarkan hal itu, rapat Selasa, (16/6/21) yang dipimpin oleh Wakapolda Banten, Brigjen Pol. Drs. Ery Nursatari, M,Si. menetapkan diadakan Forum Diskusi Kelompok (FGD) bertajuk “Mendorong Tumbuhnya Kelompok Peduli Lingkungan Rawan Kejahatan Terhadap Anak dan Perempuan”, Senin, 28 Juni 2021, di Mapolda Banten.

“Akan tetapi, Kapolda tak mau berhenti sebatas FGD saja. Di akhir FGD akan dibentuk percontohan KPLAAP. Kelompok ini akan diisi oleh para peserta FGD itu sendiri,” kata Kombes Edy mengutip Brigjen Ery Nursatari.

Dalam FGD sebelumnya (Rabu,17 Maret 2021) yang bertema “Gerak Bersama Lindungi Perempuan dan Anak dari Tindak Pidana Kekerasan”, Direskrimum, Kombes Pol Martri Sonny (kini Diresnarkoba) menyatakan, kasus tindak pidana terhadap perempuan dan anak saat ini sangat tinggi.

Kasus tindak pidana kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah hukum Polda Banten, urai Sonny, dari 2020 hingga 2021 ini terdapat 239 kasus. Di antaranya, kekerasan seksual mendominasi dengan jumlah 184 kasus dan kekerasan fisik 55 kasus.

Berangkat dari kenyataan itu, FGD kali ini menghadirkan narasumber dan Dinas PPA Pemprov Banten, ahli hukum, agama dan budaya, psikolog klinis seperti Dra. Psy, Kurniatin Koswara, Dr. Ade Fartini, dan K.H. Ki Embay Mulya Syarif, dan pembicara kunci (keynote speaker), Kapolda Irjen Pol Dr. Rudy Heriyanto Adi Nugroho. Sebagai pemandu yaitu Dr. Usmar dari Lembaga Kebudayaan Nasional (LKN).

Para narasumber akan menyajikan materi sesuai latar belakang masing-masing diselingi dialog dengan para peserta seperti lurah/ kepala desa, ketua RT, ibu rumah tangga, pemuda-pemudi, Bhabinkamtibmas yang di daerah/ lingkungannya pernah terjadi atau rawan kejahatan terhadap anak dan perempuan. Selain itu, juga hadir sebagai peserta dari unsur mahasiswa, akademisi, Polda dan jajaran dari PPA dan Binmas.

Dari para peserta itu, diharapkan akan terbentuk percontohan KPLAAP di akhir FGD. Pada gilirannya, percontohan KPLAAP tersebut diharapkan mampu mengundang kepedulian lebih dari berbagai pihak yang kompeten dan swasta, sehingga bermunculan pula KPLAAP serupa di setiap RT/ lingkungan dalam wilayah hukum Polda Banten.

Bermodalkan hasil diskusi khususnya tips dari FGD, harap Wakapolda Banten Brigjen Pol Ery Nustari seperti dikutip Kombes Pol. Edy Sumardi, kejahatan terhadap anak dan perempuan akan dapat dicegah bahkan ditiadakan

ADVERTISEMENT

Keprihatinan mendalam atas kejahatan terhadap anak dan perempuan, perlu upaya pencegahan konkret. Untuk itu, Kapolda Banten menggagas pembentukan percontohan Kelompok Peduli Lingkungan Aman bagi Anak dan Perempuan (KPLAAP) di setiap RT.

Kepala Bidang Humas Polda Banten, Kombes Pol. Edy Sumardi Priadinata, S.I.K., M.H., Kamis (17/6/21) di Mapolda Banten, kepada media mengatakan, hal itu merupakan gagasan dan pemikiran Kapolda Banten, Irjen Pol. Dr. Rudy Heriyanto Adi Nugrogho, S.H., M.H., M.B.A..

Gagasan membentuk KPLAAP itu, sangat relevan dengan “12 Commander Wish” yang digulir oleh Irjen Pol Rudy sejak kepemimpinannya di Polda Banten, 5 Januari 2021. “12 Commander Wish” digali dari kultur dan kearifan lokal Banten yang khas sebagai daerah berjuluk “Bumi Ulama, Bumi Santri”.

Untuk menjabarkan hal itu, rapat Selasa, (16/6/21) yang dipimpin oleh Wakapolda Banten, Brigjen Pol. Drs. Ery Nursatari, M,Si. menetapkan diadakan Forum Diskusi Kelompok (FGD) bertajuk “Mendorong Tumbuhnya Kelompok Peduli Lingkungan Rawan Kejahatan Terhadap Anak dan Perempuan”, Senin, 28 Juni 2021, di Mapolda Banten.

“Akan tetapi, Kapolda tak mau berhenti sebatas FGD saja. Di akhir FGD akan dibentuk percontohan KPLAAP. Kelompok ini akan diisi oleh para peserta FGD itu sendiri,” kata Kombes Edy mengutip Brigjen Ery Nursatari.

Dalam FGD sebelumnya (Rabu,17 Maret 2021) yang bertema “Gerak Bersama Lindungi Perempuan dan Anak dari Tindak Pidana Kekerasan”, Direskrimum, Kombes Pol Martri Sonny (kini Diresnarkoba) menyatakan, kasus tindak pidana terhadap perempuan dan anak saat ini sangat tinggi.

Kasus tindak pidana kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah hukum Polda Banten, urai Sonny, dari 2020 hingga 2021 ini terdapat 239 kasus. Di antaranya, kekerasan seksual mendominasi dengan jumlah 184 kasus dan kekerasan fisik 55 kasus.

Berangkat dari kenyataan itu, FGD kali ini menghadirkan narasumber dan Dinas PPA Pemprov Banten, ahli hukum, agama dan budaya, psikolog klinis seperti Dra. Psy, Kurniatin Koswara, Dr. Ade Fartini, dan K.H. Ki Embay Mulya Syarif, dan pembicara kunci (keynote speaker), Kapolda Irjen Pol Dr. Rudy Heriyanto Adi Nugroho. Sebagai pemandu yaitu Dr. Usmar dari Lembaga Kebudayaan Nasional (LKN).

Para narasumber akan menyajikan materi sesuai latar belakang masing-masing diselingi dialog dengan para peserta seperti lurah/ kepala desa, ketua RT, ibu rumah tangga, pemuda-pemudi, Bhabinkamtibmas yang di daerah/ lingkungannya pernah terjadi atau rawan kejahatan terhadap anak dan perempuan. Selain itu, juga hadir sebagai peserta dari unsur mahasiswa, akademisi, Polda dan jajaran dari PPA dan Binmas.

Dari para peserta itu, diharapkan akan terbentuk percontohan KPLAAP di akhir FGD. Pada gilirannya, percontohan KPLAAP tersebut diharapkan mampu mengundang kepedulian lebih dari berbagai pihak yang kompeten dan swasta, sehingga bermunculan pula KPLAAP serupa di setiap RT/ lingkungan dalam wilayah hukum Polda Banten.

Bermodalkan hasil diskusi khususnya tips dari FGD, harap Wakapolda Banten Brigjen Pol Ery Nustari seperti dikutip Kombes Pol. Edy Sumardi, kejahatan terhadap anak dan perempuan akan dapat dicegah bahkan ditiadakan

Tags: HukumIndonesiaNasionalPolda BantenPolriProvinsi Banten
Share3Tweet2SendShare
Previous Post

Hadapi Tantangan Global, Wapres Dorong Penguatan Sektor Pertahanan dan Keamanan

Next Post

Jelang Hari Bhayangkara ke-75, Polda Banten Bagikan Paket Sembako Kepada Masyarakat

Related Posts

LamiPak Perkenalkan Inovasi Kemasan Aseptik untuk Industri Minuman Indonesia
Banten

LamiPak Perkenalkan Inovasi Kemasan Aseptik untuk Industri Minuman Indonesia

kabarbanten.com
21 April 2026
Astra Bangun Fasilitas Sekolah di Lebak, Dorong Lingkungan Belajar Sehat dan Nyaman
Kabupaten Lebak

Astra Bangun Fasilitas Sekolah di Lebak, Dorong Lingkungan Belajar Sehat dan Nyaman

kabarbanten.com
2 April 2026
Kemenag–BWI Kick-Off Program Bantuan Inkubasi Wakaf Produktif di Yayasan Syekh Mansyur Pandeglang
Banten

Kemenag–BWI Kick-Off Program Bantuan Inkubasi Wakaf Produktif di Yayasan Syekh Mansyur Pandeglang

Kabar Banten
13 Desember 2025
Wahyu Heryadi Kembali Pimpin JMSI Banten
Banten

Wahyu Heryadi Kembali Pimpin JMSI Banten

kabarbanten.com
28 Oktober 2025
Paramount Color Walk 2025 Digelar 13 Desember, Total hadiah Capai Rp200 Juta
Banten

Paramount Color Walk 2025 Digelar 13 Desember, Total hadiah Capai Rp200 Juta

kabarbanten.com
28 Oktober 2025
Banyak yang Keliru, Ini Bedanya Notaris dan PPAT supaya Urusan Legal Tepat Sasaran
Banten

Banyak yang Keliru, Ini Bedanya Notaris dan PPAT supaya Urusan Legal Tepat Sasaran

kabarbanten.com
12 Agustus 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


  • Trending
  • Comments
  • Latest
Daftar Nama 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang

Daftar Nama 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang

4 Februari 2025
Nusantara Infrastructure Dorong Perempuan sebagai Agen Perubahan dalam Meningkatkan Kesadaran Keselamatan Berkendara

Nusantara Infrastructure Dorong Perempuan sebagai Agen Perubahan dalam Meningkatkan Kesadaran Keselamatan Berkendara

25 April 2026
Ditresnarkoba Polda Banten Amankan Pelaku Penyalahgunaan Obat Terlarang

Ditresnarkoba Polda Banten Amankan Pelaku Penyalahgunaan Obat Terlarang

4 Desember 2024
Penyebab Tagihan PBB Lama Muncul di SPPT 2026, Ini Penjelasan Bapenda Tangsel

Penyebab Tagihan PBB Lama Muncul di SPPT 2026, Ini Penjelasan Bapenda Tangsel

10 April 2026
Kabupaten Tangerang Raih Paritrana Award 2025

Kabupaten Tangerang Raih Paritrana Award 2025

10 Mei 2026
Benyamin Davnie Lanjutkan Program Bedah Rumah, Targetkan 329 Unit Diperbaiki Sepanjang 2026

Benyamin Davnie Lanjutkan Program Bedah Rumah, Targetkan 329 Unit Diperbaiki Sepanjang 2026

9 Mei 2026
Ketika Makanan Juga Relasi

Ketika Makanan Juga Relasi

8 Mei 2026
Pemkot Tangerang Integrasikan Pos Pantau Sungai Cisadane

Pemkot Tangerang Integrasikan Pos Pantau Sungai Cisadane

8 Mei 2026
Facebook Twitter Instagram TikTok
Kabarbanten.com

Disclaimer | Kode Etik | Privacy Policy |

Tentang Kami | Pedoman Media Siber 

 Contact

© 2020-2024 Kabarbanten.com. All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Tangerang
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks Berita

© 2020-2024 Kabarbanten.com. All Rights Reserved