Kabarbanten.com
  • Home
  • Tangerang
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • Tangerang
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Kabarbanten.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Tingkatkan Daya Saing, Menkop UKM Dorong Pelaku UMKM Bangun Brand Bersama

kabarbanten.com
14 Juni 2021
Tingkatkan Daya Saing, Menkop UKM Dorong Pelaku UMKM Bangun Brand Bersama

Menkop UKM didampingi Stafsus Presiden Putri Tanjung saat berdiskusi dengan Komunitas Kuliner Bandung, di Orbital Dago, Bandung, Jabar, beberapa waktu lalu. (Foto: Humas Kemenkop UKM)

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki menekankan pentingnya sebuah bisnis masuk ke dalam skala ekonomi agar lebih memiliki daya saing.

Hal tersebut disampaikannya saat berdiskusi dengan Komunitas Kuliner Bandung, di Orbital Dago, Kota Bandung, Jawa Barat, beberapa waktu lalu Dalam kesempatan itu Menkop UKM didampingi Staf Khusus (Stafsus Presiden) Putri Tanjung.

“Di era digital ini dengan pasar terbuka lebar, kita harus siap bersaing dalam arti unggul produknya dan meningkat kapasitas usaha agar sanggup memenuhi permintaan pasar,” tuturnya.

Oleh sebab itu, Teten mendorong industri kreatif Bandung melakukan konsolidasi dalam satu payung brand bersama.

“Kalau bergabung dalam satu brand bersama akan memiliki kekuatan lebih dalam bersaing. Ketimbang jalan sendiri-sendiri dengan brand kecil,” ujarnya.

Menkop UKM mencontohkan, di Payakumbuh, Sumatra Barat, terdapat Dapur Bersama (Rumah Produksi Bersama) dalam memproduksi rendang yang merupakan makanan khas Sumatra Barat.

“Bila seperti itu, otomatis konsolidasi usaha dan brand akan tercipta. Dan merger usaha akan menghasilkan kekuatan besar dalam bisnis modern seperti sekarang ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Teten juga menegaskan bahwa  pemerintah terus menyiapkan ekosistem bisnis agar para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah [UMKM] memiliki akses ke pasar digital dan pembiayaan.

“Porsi kredit perbankan untuk UMKM akan ditingkatkan hingga 30 persen hingga akhir 2024 mendatang. Begitu juga dengan KUR [Kredit Usaha Rakyat] terus dipermudah untuk perkuatan permodalan UMKM,” ujarnya.

Selain itu, imbuh Teten, pemerintah juga mempunyai kebijakan bahwa 40 persen belanja pemerintah harus menyerap produk UMKM yang nilainya mencapai Rp460 triliun per tahun.

“Kami juga mendorong produk UMKM untuk bisa masuk rantai pasok industri,” imbuhnya.

Senada dengan Teten, Stafsus Presiden Putri Tanjung juga menekankan mengenai pentingnya kolaborasi untuk keberhasilan para pelaku usaha.

“Kondisi saat ini, langkah kolaborasi merupakan kunci keberhasilan bisnis di era sekarang,” ujar Putri.

Putri juga menyebutkan bahwa kunci sukses seorang creativepreneur adalah inovatif dan adaptif.

“Di tengah pandemi ini, demand market sudah berubah. Kita harus mampu menciptakan bisnis model yang sesuai dengan kebutuhan pasar,” ujar Putri.

Lebih dari itu, imbuh Putri, seorang creativepeneur juga harus mampu melihat masalah atau kendala menjadi sebuah peluang usaha serta terbuka akan perubahan zaman.

“Kita harus siap dengan lanskap usaha yang baru dan ekosistem bisnis yang terus berkembang, agar sustainable,” pungkasnya.

Inisiasi Wadah Koperasi untuk Permudah Pembiayaan
Dalam diskusi, Meizan (Ican) seorang pelaku usaha kreatif kuliner mengungkapkan, para pelaku industri kreatif kuliner Bandung yang tergabung dalam Komunitas Kuliner Bandung tengah menginisiasi pendirian wadah usaha bersama berbadan hukum koperasi. Tujuan berkoperasi adalah untuk mempermudah pembiayaan usaha para anggota.

“Ide mendirikan koperasi sudah lama tercetus. Saat ini, kita sudah ada di tahap pembenahan dan manajemen koperasi yang akan kita bangun,” ujar pemilik brand Keukeun, House The House, dan Rotor ini.

Pembentukan koperasi, lanjut Ican, ibarat gayung bersambut saat pihaknya mendapat kepercayaan untuk mengelola Teras Cihampelas, yang kini vakum terdampak pandemi.

“Ada sekitar 162 kios di sana namun tidak berjalan. Ini langkah konkret kami untuk meningkatkan kapasitas usaha pelaku usaha mikro yang ada di Teras Cihampelas,” tuturnya.

Senada dengan Ica, Arifin Windarman, pemilik merek Parti Gastronomi, Cupola.id, dan 347 juga menekankan pentingnya wadah koperasi bagi pengembangan usaha kuliner di Bandung.

“Kita membangun Laboratorium Kuliner, semacam satu kolektif kuliner. Namun output-nya bukan produk kuliner, melainkan berupa riset dan literasi dalam bentuk buku dan film,” ungkap Arifin.

Pelaku usaha lainnya, yaitu Rizka Ramadhana dari Sapapreneur dan pemilik produk Kripik Jamanow dalam diskusi mengungkapkan bahwa pihaknya menghadapi tantangan dalam bersaing dengan produk luar di marketplace.

“Kami memiliki 100 ribu pelaku usaha yang menjadi member, dengan berjualan secara online. Masalahnya, kami tidak bisa bersaing dengan harga produk luar di marketplace kita,” jelas Rizka.

Saat ini, imbuh Rizka, pihaknya sudah memiliki 450 outlet di seluruh Indonesia dalam bentuk franchise. Bahkan, produknya sudah mampu ekspor hingga ke Hongkong dan Malaysia.

Sementara Rezha, pemilik Soto Sedari, yang tergabung dalam Bandung Food Truck Community menyampaikan harapannya agar kondisi dapat kembali normal seperti 3-4 tahun lalu.

“Berharap kembali banyak event di Bandung, yang terintegrasi dengan usaha Food Truck. Saat ini, kami masih vakum,” ungkap Rezha. (HUMAS KEMENKOP UKM)

Kunjungi laman resmi Kemenkop UKM melalui tautan ini.

#Kemenkop UKM#Stafsus Milenial
Berita terkait: > Inilah Langkah Konkret Pemerintah Hapuskan Pekerja Anak > Saudi Batasi Haji Hanya untuk Domestik dan Ekspatriat, Menag: Kita Fokus Persiapkan Haji 1443 H > Pembukaan Pesta Kesenian Bali ke-43 Tahun 2021, 12 Juni 2021, dari Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat > Ketua Satgas Pastikan Kesiapan RS Lapangan Indrapura Antisipasi Lonjakan Kasus COVID-19 di Jatim > Kementerian PANRB Imbau Masyarakat Waspadai Beredarnya Surat Palsu Pengangkatan Honorer
ADVERTISEMENT

Menkop UKM didampingi Stafsus Presiden Putri Tanjung saat berdiskusi dengan Komunitas Kuliner Bandung, di Orbital Dago, Bandung, Jabar, beberapa waktu lalu. (Foto: Humas Kemenkop UKM)

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki menekankan pentingnya sebuah bisnis masuk ke dalam skala ekonomi agar lebih memiliki daya saing.

Hal tersebut disampaikannya saat berdiskusi dengan Komunitas Kuliner Bandung, di Orbital Dago, Kota Bandung, Jawa Barat, beberapa waktu lalu Dalam kesempatan itu Menkop UKM didampingi Staf Khusus (Stafsus Presiden) Putri Tanjung.

“Di era digital ini dengan pasar terbuka lebar, kita harus siap bersaing dalam arti unggul produknya dan meningkat kapasitas usaha agar sanggup memenuhi permintaan pasar,” tuturnya.

Oleh sebab itu, Teten mendorong industri kreatif Bandung melakukan konsolidasi dalam satu payung brand bersama.

“Kalau bergabung dalam satu brand bersama akan memiliki kekuatan lebih dalam bersaing. Ketimbang jalan sendiri-sendiri dengan brand kecil,” ujarnya.

Menkop UKM mencontohkan, di Payakumbuh, Sumatra Barat, terdapat Dapur Bersama (Rumah Produksi Bersama) dalam memproduksi rendang yang merupakan makanan khas Sumatra Barat.

“Bila seperti itu, otomatis konsolidasi usaha dan brand akan tercipta. Dan merger usaha akan menghasilkan kekuatan besar dalam bisnis modern seperti sekarang ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Teten juga menegaskan bahwa  pemerintah terus menyiapkan ekosistem bisnis agar para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah [UMKM] memiliki akses ke pasar digital dan pembiayaan.

“Porsi kredit perbankan untuk UMKM akan ditingkatkan hingga 30 persen hingga akhir 2024 mendatang. Begitu juga dengan KUR [Kredit Usaha Rakyat] terus dipermudah untuk perkuatan permodalan UMKM,” ujarnya.

Selain itu, imbuh Teten, pemerintah juga mempunyai kebijakan bahwa 40 persen belanja pemerintah harus menyerap produk UMKM yang nilainya mencapai Rp460 triliun per tahun.

“Kami juga mendorong produk UMKM untuk bisa masuk rantai pasok industri,” imbuhnya.

Senada dengan Teten, Stafsus Presiden Putri Tanjung juga menekankan mengenai pentingnya kolaborasi untuk keberhasilan para pelaku usaha.

“Kondisi saat ini, langkah kolaborasi merupakan kunci keberhasilan bisnis di era sekarang,” ujar Putri.

Putri juga menyebutkan bahwa kunci sukses seorang creativepreneur adalah inovatif dan adaptif.

“Di tengah pandemi ini, demand market sudah berubah. Kita harus mampu menciptakan bisnis model yang sesuai dengan kebutuhan pasar,” ujar Putri.

Lebih dari itu, imbuh Putri, seorang creativepeneur juga harus mampu melihat masalah atau kendala menjadi sebuah peluang usaha serta terbuka akan perubahan zaman.

“Kita harus siap dengan lanskap usaha yang baru dan ekosistem bisnis yang terus berkembang, agar sustainable,” pungkasnya.

Inisiasi Wadah Koperasi untuk Permudah Pembiayaan
Dalam diskusi, Meizan (Ican) seorang pelaku usaha kreatif kuliner mengungkapkan, para pelaku industri kreatif kuliner Bandung yang tergabung dalam Komunitas Kuliner Bandung tengah menginisiasi pendirian wadah usaha bersama berbadan hukum koperasi. Tujuan berkoperasi adalah untuk mempermudah pembiayaan usaha para anggota.

“Ide mendirikan koperasi sudah lama tercetus. Saat ini, kita sudah ada di tahap pembenahan dan manajemen koperasi yang akan kita bangun,” ujar pemilik brand Keukeun, House The House, dan Rotor ini.

Pembentukan koperasi, lanjut Ican, ibarat gayung bersambut saat pihaknya mendapat kepercayaan untuk mengelola Teras Cihampelas, yang kini vakum terdampak pandemi.

“Ada sekitar 162 kios di sana namun tidak berjalan. Ini langkah konkret kami untuk meningkatkan kapasitas usaha pelaku usaha mikro yang ada di Teras Cihampelas,” tuturnya.

Senada dengan Ica, Arifin Windarman, pemilik merek Parti Gastronomi, Cupola.id, dan 347 juga menekankan pentingnya wadah koperasi bagi pengembangan usaha kuliner di Bandung.

“Kita membangun Laboratorium Kuliner, semacam satu kolektif kuliner. Namun output-nya bukan produk kuliner, melainkan berupa riset dan literasi dalam bentuk buku dan film,” ungkap Arifin.

Pelaku usaha lainnya, yaitu Rizka Ramadhana dari Sapapreneur dan pemilik produk Kripik Jamanow dalam diskusi mengungkapkan bahwa pihaknya menghadapi tantangan dalam bersaing dengan produk luar di marketplace.

“Kami memiliki 100 ribu pelaku usaha yang menjadi member, dengan berjualan secara online. Masalahnya, kami tidak bisa bersaing dengan harga produk luar di marketplace kita,” jelas Rizka.

Saat ini, imbuh Rizka, pihaknya sudah memiliki 450 outlet di seluruh Indonesia dalam bentuk franchise. Bahkan, produknya sudah mampu ekspor hingga ke Hongkong dan Malaysia.

Sementara Rezha, pemilik Soto Sedari, yang tergabung dalam Bandung Food Truck Community menyampaikan harapannya agar kondisi dapat kembali normal seperti 3-4 tahun lalu.

“Berharap kembali banyak event di Bandung, yang terintegrasi dengan usaha Food Truck. Saat ini, kami masih vakum,” ungkap Rezha. (HUMAS KEMENKOP UKM)

Kunjungi laman resmi Kemenkop UKM melalui tautan ini.

#Kemenkop UKM#Stafsus Milenial
Berita terkait: > Inilah Langkah Konkret Pemerintah Hapuskan Pekerja Anak > Saudi Batasi Haji Hanya untuk Domestik dan Ekspatriat, Menag: Kita Fokus Persiapkan Haji 1443 H > Pembukaan Pesta Kesenian Bali ke-43 Tahun 2021, 12 Juni 2021, dari Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat > Ketua Satgas Pastikan Kesiapan RS Lapangan Indrapura Antisipasi Lonjakan Kasus COVID-19 di Jatim > Kementerian PANRB Imbau Masyarakat Waspadai Beredarnya Surat Palsu Pengangkatan Honorer
Tags: IndonesiaNasionalNusantara
Share3Tweet2SendShare
Previous Post

Rumah Senilai Rp 1 Miliar di Pamulang Hangus Terbakar

Next Post

Lakukan Perintah Kapolri, 84 Preman di Tangkap Polda Banten dan Jajaran

Related Posts

Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso
Nasional

Demo DPR Berujung Kerusuhan, IPW Desak Polri Ungkap Provokator dan Penyandang Dana

kabarbanten.com
2 September 2026
Di Silatnas MA IPNU, Hery Haryanto Azumi Serukan Muktamar NU ke-35 Kedepankan Adu Gagasan, Kompetisi Sehat, dan Ukhuwah
Nasional

Di Silatnas MA IPNU, Hery Haryanto Azumi Serukan Muktamar NU ke-35 Kedepankan Adu Gagasan, Kompetisi Sehat, dan Ukhuwah

kabarbanten.com
8 Agustus 2026
Akademisi, Praktisi Hukum dan Eks Pimpinan KPK Sepakat Reformasi Kejaksaan Harus Dipercepat
Nasional

Akademisi, Praktisi Hukum dan Eks Pimpinan KPK Sepakat Reformasi Kejaksaan Harus Dipercepat

kabarbanten.com
5 Agustus 2026
KH Zulfa Mustofa Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan dan Kebijaksanaan Memimpin Bangsa
Nasional

KH Zulfa Mustofa Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan dan Kebijaksanaan Memimpin Bangsa

kabarbanten.com
31 Juli 2026
Kemenag Perkuat PSGA sebagai Pusat Rujukan Gender dan Anak, Wujudkan Kampus Bahagia Tanpa Kekerasan
Nasional

Kemenag Perkuat PSGA sebagai Pusat Rujukan Gender dan Anak, Wujudkan Kampus Bahagia Tanpa Kekerasan

kabarbanten.com
3 Juli 2026
Gus Hery Haryanto Azumi Dapat Restu dari KH Said Aqil Siroj Maju Ketua Umum PBNU
Nasional

Gus Hery Haryanto Azumi Dapat Restu dari KH Said Aqil Siroj Maju Ketua Umum PBNU

kabarbanten.com
27 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


  • Trending
  • Comments
  • Latest
Daftar Nama 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang

Daftar Nama 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang

4 Februari 2025
Kader TPK Perkuat Komitmen dalam Pendampingan Keluarga

Kader TPK Perkuat Komitmen dalam Pendampingan Keluarga

17 Juni 2026

Kota Tangerang Juara Umum POPDA XI Banten

14 Juni 2024
Gotong Royong Bangun Masjid, Terapkan Prokes

Gotong Royong Bangun Masjid, Terapkan Prokes

1 Maret 2021
Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

6 Oktober 2026
Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

5 Oktober 2026
Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

5 Oktober 2026
Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

5 Oktober 2026
Facebook Twitter Instagram TikTok
Kabarbanten.com

Disclaimer | Kode Etik | Privacy Policy |

Tentang Kami | Pedoman Media Siber 

 Contact

© 2020-2024 Kabarbanten.com. All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Tangerang
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks Berita

© 2020-2024 Kabarbanten.com. All Rights Reserved