Kabarbanten.com
  • Home
  • Tangerang
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • Tangerang
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Kabarbanten.com
No Result
View All Result
Home Banten

Petani Pontang Tolak Impor Beras

kabarbanten.com
10 Maret 2021
Petani Pontang Tolak Impor Beras
PANEN RAYA: Kepala Distan Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana (tengah) didampingi beberapa orang sedang mengikuti panen raya padi di Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, Selasa (9/3). FOTO: Distan Kab. Serang for Banten Ekspres

SERANG-Kalangan petani di Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang menolak kebijakan pemerintah pusat terkait rencana impor beras 1 juta ton pada tahun ini. Petani saat ini mengeluhkan harga gabah anjlok saat panen.

Dengan anjloknya harga gabah, para petani merugi. Sebab, hasil panennya tidak sebanding dengan biaya produksi. Ditambah lagi dengan mengimpor beras, bisa menyebabkan petani terbebani.

“Janganlah pemerintah pusat impor beras. Orang di sininya lagi jatuh begini, malah impor beras. Ini bisa membebani petani. Ada juga pemerintah menolong petani dulu dalam pembelian gabah kaya sekarang, bukannya malah impor,” kata Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kecamatan Pontang Hamid saat diwawancarai oleh wartawan melalui telepon seluler, Selasa (9/3).

Menurut Hamid, jika pemerintah pusat masih ingin melakukan kebijakannya terkait impor beras, hal tersebut akan berdampak kepada petani. Sebab, harga gabah nantinya akan semakin anjlok, sehingga dapat merugikan para petani.

“Kalau nanti ada impor, udah lebih anjlok lagi harganya, sekarang juga udah anjlok harganya, masa makin anjlok lagi,” ujarnya.

Ia juga mengatakan pihaknya tidak ingin apabila kebijakan pemerintah pusat menjatuhkan para petani. Pihaknya ingin kebijakan pemerintah pusat dapat mengangkat kesejahteraan para petani.

“Biarpun impor kalau petaninya diangkat, tidak masalah. Sejahterakan dulu petaninya, diangkat dulum itu baru yang bener,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana mengatakan apapun kebijakan pemerintah pusat, pihaknya tetap memfokuskan kepada pengstabilan harga gabah terlebih dahulu, agar harga bisa tetap dipertahankan dan tidak terlalu jatuh ketika panen raya.

“Saat ini pesanan sudah mulai ada, termasuk tadi yang sudah kita panen. Jika segala sesuatunya sudah siap, dari PT PIP melalui PT Argo Serang Berkah di Kabupaten Serang ini akan beli gabah petani. Sehingga satu sisi harga bisa tetap dipertahankan dan tidak telalu jatuh nanti kita panen raya,” katanya.

Zaldi mengatakan Kecamatan Pontang saat ini sedang musim panen raya sampai akhir Maret. Seluas 2.000 hektare sawah dipanen dengan produksi 7 hingg 10 ton per hektare.

“Kalau sampai akhir bulan April se-Kabupaten Serang itu di atas 30 ribu hektare yang akan dipanen. Kalau untuk padi sih Alhamdulillah Kabupaten Serang surplus,” ujarnya. (mg-7/tnt)

ADVERTISEMENT
PANEN RAYA: Kepala Distan Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana (tengah) didampingi beberapa orang sedang mengikuti panen raya padi di Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, Selasa (9/3). FOTO: Distan Kab. Serang for Banten Ekspres

SERANG-Kalangan petani di Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang menolak kebijakan pemerintah pusat terkait rencana impor beras 1 juta ton pada tahun ini. Petani saat ini mengeluhkan harga gabah anjlok saat panen.

Dengan anjloknya harga gabah, para petani merugi. Sebab, hasil panennya tidak sebanding dengan biaya produksi. Ditambah lagi dengan mengimpor beras, bisa menyebabkan petani terbebani.

“Janganlah pemerintah pusat impor beras. Orang di sininya lagi jatuh begini, malah impor beras. Ini bisa membebani petani. Ada juga pemerintah menolong petani dulu dalam pembelian gabah kaya sekarang, bukannya malah impor,” kata Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kecamatan Pontang Hamid saat diwawancarai oleh wartawan melalui telepon seluler, Selasa (9/3).

Menurut Hamid, jika pemerintah pusat masih ingin melakukan kebijakannya terkait impor beras, hal tersebut akan berdampak kepada petani. Sebab, harga gabah nantinya akan semakin anjlok, sehingga dapat merugikan para petani.

“Kalau nanti ada impor, udah lebih anjlok lagi harganya, sekarang juga udah anjlok harganya, masa makin anjlok lagi,” ujarnya.

Ia juga mengatakan pihaknya tidak ingin apabila kebijakan pemerintah pusat menjatuhkan para petani. Pihaknya ingin kebijakan pemerintah pusat dapat mengangkat kesejahteraan para petani.

“Biarpun impor kalau petaninya diangkat, tidak masalah. Sejahterakan dulu petaninya, diangkat dulum itu baru yang bener,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana mengatakan apapun kebijakan pemerintah pusat, pihaknya tetap memfokuskan kepada pengstabilan harga gabah terlebih dahulu, agar harga bisa tetap dipertahankan dan tidak terlalu jatuh ketika panen raya.

“Saat ini pesanan sudah mulai ada, termasuk tadi yang sudah kita panen. Jika segala sesuatunya sudah siap, dari PT PIP melalui PT Argo Serang Berkah di Kabupaten Serang ini akan beli gabah petani. Sehingga satu sisi harga bisa tetap dipertahankan dan tidak telalu jatuh nanti kita panen raya,” katanya.

Zaldi mengatakan Kecamatan Pontang saat ini sedang musim panen raya sampai akhir Maret. Seluas 2.000 hektare sawah dipanen dengan produksi 7 hingg 10 ton per hektare.

“Kalau sampai akhir bulan April se-Kabupaten Serang itu di atas 30 ribu hektare yang akan dipanen. Kalau untuk padi sih Alhamdulillah Kabupaten Serang surplus,” ujarnya. (mg-7/tnt)

Tags: BantenProvinsi Banten
Share3Tweet2SendShare
Previous Post

Pemerintah Lanjutkan Stimulus Tarif Tenaga Listrik pada Triwulan II Tahun 2021

Next Post

Tinjau Vaksinasi Massal Pekerja Seni, Presiden: Semoga Terlindungi dan Tetap Semangat Berkarya

Related Posts

LamiPak Perkenalkan Inovasi Kemasan Aseptik untuk Industri Minuman Indonesia
Banten

LamiPak Perkenalkan Inovasi Kemasan Aseptik untuk Industri Minuman Indonesia

kabarbanten.com
21 April 2026
Astra Bangun Fasilitas Sekolah di Lebak, Dorong Lingkungan Belajar Sehat dan Nyaman
Kabupaten Lebak

Astra Bangun Fasilitas Sekolah di Lebak, Dorong Lingkungan Belajar Sehat dan Nyaman

kabarbanten.com
2 April 2026
Kemenag–BWI Kick-Off Program Bantuan Inkubasi Wakaf Produktif di Yayasan Syekh Mansyur Pandeglang
Banten

Kemenag–BWI Kick-Off Program Bantuan Inkubasi Wakaf Produktif di Yayasan Syekh Mansyur Pandeglang

Kabar Banten
13 Desember 2025
Wahyu Heryadi Kembali Pimpin JMSI Banten
Banten

Wahyu Heryadi Kembali Pimpin JMSI Banten

kabarbanten.com
28 Oktober 2025
Paramount Color Walk 2025 Digelar 13 Desember, Total hadiah Capai Rp200 Juta
Banten

Paramount Color Walk 2025 Digelar 13 Desember, Total hadiah Capai Rp200 Juta

kabarbanten.com
28 Oktober 2025
Banyak yang Keliru, Ini Bedanya Notaris dan PPAT supaya Urusan Legal Tepat Sasaran
Banten

Banyak yang Keliru, Ini Bedanya Notaris dan PPAT supaya Urusan Legal Tepat Sasaran

kabarbanten.com
12 Agustus 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


  • Trending
  • Comments
  • Latest
Daftar Nama 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang

Daftar Nama 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang

4 Februari 2025
Nusantara Infrastructure Dorong Perempuan sebagai Agen Perubahan dalam Meningkatkan Kesadaran Keselamatan Berkendara

Nusantara Infrastructure Dorong Perempuan sebagai Agen Perubahan dalam Meningkatkan Kesadaran Keselamatan Berkendara

25 April 2026
Ditresnarkoba Polda Banten Amankan Pelaku Penyalahgunaan Obat Terlarang

Ditresnarkoba Polda Banten Amankan Pelaku Penyalahgunaan Obat Terlarang

4 Desember 2024
Penyebab Tagihan PBB Lama Muncul di SPPT 2026, Ini Penjelasan Bapenda Tangsel

Penyebab Tagihan PBB Lama Muncul di SPPT 2026, Ini Penjelasan Bapenda Tangsel

10 April 2026
Kabupaten Tangerang Raih Paritrana Award 2025

Kabupaten Tangerang Raih Paritrana Award 2025

10 Mei 2026
Benyamin Davnie Lanjutkan Program Bedah Rumah, Targetkan 329 Unit Diperbaiki Sepanjang 2026

Benyamin Davnie Lanjutkan Program Bedah Rumah, Targetkan 329 Unit Diperbaiki Sepanjang 2026

9 Mei 2026
Ketika Makanan Juga Relasi

Ketika Makanan Juga Relasi

8 Mei 2026
Pemkot Tangerang Integrasikan Pos Pantau Sungai Cisadane

Pemkot Tangerang Integrasikan Pos Pantau Sungai Cisadane

8 Mei 2026
Facebook Twitter Instagram TikTok
Kabarbanten.com

Disclaimer | Kode Etik | Privacy Policy |

Tentang Kami | Pedoman Media Siber 

 Contact

© 2020-2024 Kabarbanten.com. All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Tangerang
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks Berita

© 2020-2024 Kabarbanten.com. All Rights Reserved