Kabarbanten.com
  • Home
  • Tangerang
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • Tangerang
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Kabarbanten.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Panen Raya, Pemerintah Terus Lakukan Gerakan Serap Gabah Petani

kabarbanten.com
4 April 2021
Panen Raya, Pemerintah Terus Lakukan Gerakan Serap Gabah Petani

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) terus melakukan pengawalan panen raya padi dan gerakan serap gabah petani di semua daerah. Hal ini dilakukan guna mengoptimalkan hasil panen untuk menjamin stok beras nasional dan menstabilkan harga gabah/beras petani saat musim panen raya.

“Pertanian begitu keras didorong pemerintah dan produktivitasnya cukup bagus. Lalu bagaimana serapannya? Kita dorong semua stakeholder yakni Bulog, PT. RNI, dan penggilingan serta pihak swasta untuk menyerap gabah petani dengan harga sesuai HPP [harga pembelian pemerintah],” ujar Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo pada panen raya padi dan gerakan serap gabah di Desa Srikaton, Kecamatan Buay Madang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatra Selatan (Sumsel), Sabtu (03/04/2021).

Mentan menjelaskan, upaya pemerintah tidak hanya sampai pada tahap peningkatan produksi, namun juga meningkatkan penanganan pascapanen yakni dryer dan rice milling unit (RMU) atau penggilingan sehingga beras yang dihasilkan petani berkualitas tinggi dan mudah diserap dengan harga yang memberikan keuntungan. Dengan demikian, secara bertahap pemerintah meningkatkan kesejahteraan petani dan sektor pertanian semakin terdepan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.

“Sesuai arahan Presiden Jokowi, tidak hanya budidaya kita dorong, tapi juga pascapanennya, salah satunya kualitas RMU sehingga beras yang dihasilkan dalam packaging dan kualitas yang bagus dan juga harganya tidak di luar HPP,” ujarnya.

Lebih lanjut Mentan menegaskan, pemerintah berkomitmen membantu petani agar tidak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan prasarana dan sarana produksi padi hingga menangani pascapanen agar harga gabah/beras tetap terjaga. Oleh karena itu, Kementan terus bekerja sama dengan perbankan menyediakan fasilitas permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Selain bantuan bersumber dari dana APBN [Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara], Kementan bersama perbankan menyediakan fasilitas KUR untuk meningkatkan produksi dan secara mandiri melakukan pengembangan usaha tani dengan skala ekonomi tertentu yang menguntungkan,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Sumsel Herman Deru mengungkapkan, potensi panen Januari-April 2021 di wilayahnya seluas 405.404 hektare dan luas panen bulan April ini mencapai 84.216 hektare.

“Harga gabah/beras memang fluktuatif meskipun ada HPP. Produksi padi kita tingkatkan dan hasilnya produksi padi di Sumsel tinggi. Ini adalah keberhasilan program Pak Menteri dan kita sangat mengapresiasinya. Untuk menjamin harga gabah saat musim panen raya, kami menyambut baik dan mengawal kebijakan Pak Menteri agar Bulog membuka selebar-lebarnya gudang agar menyerap gabah petani dengan harga sesuai HPP,” ujar Herman.

Pada panen raya padi di Kabupaten OKU Timur ini sekaligus dilakukan juga gerakan serap gabah petani. Gerakan ini mulai dilakukan Kementan sejak bulan Maret lalu sehingga kontraksi harga gabah/beras pada musim panen raya sudah diminimalisir sejak awal.

Pada panen raya kali ini juga dilakukan penandatangan nota kesepahaman kesanggupan menyerap gabah/beras petani yang dilakukan Komando Strategi Penggilingan (Kostraling), Perum Bulog, PT. RNI, dan Bank Sumsel Babel.

Dalam nota kesepahaman tersebut, periode April-Juni 2021 Kostraling sepakat menyerap gabah petani 4.800 ton atau setara 3.048 ton beras, PT. RNI sepakat menyerap gabah 500 ton per bulan, dan Perum Bulog menyerap gabah sebesar 80 ribu ton atau setara 50 ribu beras. Sementara Bank Sumsel Babel menyiapkan KUR untuk Kostraling guna menunjang kegiatan budidaya, penanganan panen, pascapanen, dan pengolahan hasil terpadu.

Adapun besarnya bantuan yang digelontorkan Kementan untuk Sumsel adalah senilai Rp122,6 miliar dan Kabupaten OKU Timur Rp14,9 miliar. Bantuan berupa benih, pupuk, alat mesin pertanian modern untuk pra dan pascapanen, dan bantuan lainnya. (HUMAS KEMENTAN/UN)

Kunjungi laman resmi Kementan melalui tautan ini.

#Kementan
Berita terkait: > Teten Masduki: Tumbuh Pesat, 12 Juta UMKM Hadir Dalam Ekosistem Digital > Buka Keterisolasian dan Atasi Kesenjangan, Pemerintah Lanjutkan Pembangunan Jalan Perbatasan Kaltara > Airlangga: Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional dengan Bangkitkan UMKM > Inilah Empat Program Kementerian PUPR untuk Pembangunan di Papua dan Papua Barat > Menparekraf Optimistis Desa Wisata Jadi Pandemic Winner bagi Kebangkitan Parekraf
ADVERTISEMENT

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) terus melakukan pengawalan panen raya padi dan gerakan serap gabah petani di semua daerah. Hal ini dilakukan guna mengoptimalkan hasil panen untuk menjamin stok beras nasional dan menstabilkan harga gabah/beras petani saat musim panen raya.

“Pertanian begitu keras didorong pemerintah dan produktivitasnya cukup bagus. Lalu bagaimana serapannya? Kita dorong semua stakeholder yakni Bulog, PT. RNI, dan penggilingan serta pihak swasta untuk menyerap gabah petani dengan harga sesuai HPP [harga pembelian pemerintah],” ujar Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo pada panen raya padi dan gerakan serap gabah di Desa Srikaton, Kecamatan Buay Madang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatra Selatan (Sumsel), Sabtu (03/04/2021).

Mentan menjelaskan, upaya pemerintah tidak hanya sampai pada tahap peningkatan produksi, namun juga meningkatkan penanganan pascapanen yakni dryer dan rice milling unit (RMU) atau penggilingan sehingga beras yang dihasilkan petani berkualitas tinggi dan mudah diserap dengan harga yang memberikan keuntungan. Dengan demikian, secara bertahap pemerintah meningkatkan kesejahteraan petani dan sektor pertanian semakin terdepan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.

“Sesuai arahan Presiden Jokowi, tidak hanya budidaya kita dorong, tapi juga pascapanennya, salah satunya kualitas RMU sehingga beras yang dihasilkan dalam packaging dan kualitas yang bagus dan juga harganya tidak di luar HPP,” ujarnya.

Lebih lanjut Mentan menegaskan, pemerintah berkomitmen membantu petani agar tidak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan prasarana dan sarana produksi padi hingga menangani pascapanen agar harga gabah/beras tetap terjaga. Oleh karena itu, Kementan terus bekerja sama dengan perbankan menyediakan fasilitas permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Selain bantuan bersumber dari dana APBN [Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara], Kementan bersama perbankan menyediakan fasilitas KUR untuk meningkatkan produksi dan secara mandiri melakukan pengembangan usaha tani dengan skala ekonomi tertentu yang menguntungkan,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Sumsel Herman Deru mengungkapkan, potensi panen Januari-April 2021 di wilayahnya seluas 405.404 hektare dan luas panen bulan April ini mencapai 84.216 hektare.

“Harga gabah/beras memang fluktuatif meskipun ada HPP. Produksi padi kita tingkatkan dan hasilnya produksi padi di Sumsel tinggi. Ini adalah keberhasilan program Pak Menteri dan kita sangat mengapresiasinya. Untuk menjamin harga gabah saat musim panen raya, kami menyambut baik dan mengawal kebijakan Pak Menteri agar Bulog membuka selebar-lebarnya gudang agar menyerap gabah petani dengan harga sesuai HPP,” ujar Herman.

Pada panen raya padi di Kabupaten OKU Timur ini sekaligus dilakukan juga gerakan serap gabah petani. Gerakan ini mulai dilakukan Kementan sejak bulan Maret lalu sehingga kontraksi harga gabah/beras pada musim panen raya sudah diminimalisir sejak awal.

Pada panen raya kali ini juga dilakukan penandatangan nota kesepahaman kesanggupan menyerap gabah/beras petani yang dilakukan Komando Strategi Penggilingan (Kostraling), Perum Bulog, PT. RNI, dan Bank Sumsel Babel.

Dalam nota kesepahaman tersebut, periode April-Juni 2021 Kostraling sepakat menyerap gabah petani 4.800 ton atau setara 3.048 ton beras, PT. RNI sepakat menyerap gabah 500 ton per bulan, dan Perum Bulog menyerap gabah sebesar 80 ribu ton atau setara 50 ribu beras. Sementara Bank Sumsel Babel menyiapkan KUR untuk Kostraling guna menunjang kegiatan budidaya, penanganan panen, pascapanen, dan pengolahan hasil terpadu.

Adapun besarnya bantuan yang digelontorkan Kementan untuk Sumsel adalah senilai Rp122,6 miliar dan Kabupaten OKU Timur Rp14,9 miliar. Bantuan berupa benih, pupuk, alat mesin pertanian modern untuk pra dan pascapanen, dan bantuan lainnya. (HUMAS KEMENTAN/UN)

Kunjungi laman resmi Kementan melalui tautan ini.

#Kementan
Berita terkait: > Teten Masduki: Tumbuh Pesat, 12 Juta UMKM Hadir Dalam Ekosistem Digital > Buka Keterisolasian dan Atasi Kesenjangan, Pemerintah Lanjutkan Pembangunan Jalan Perbatasan Kaltara > Airlangga: Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional dengan Bangkitkan UMKM > Inilah Empat Program Kementerian PUPR untuk Pembangunan di Papua dan Papua Barat > Menparekraf Optimistis Desa Wisata Jadi Pandemic Winner bagi Kebangkitan Parekraf
Tags: IndonesiaNasionalNusantara
Share3Tweet2SendShare
Previous Post

Teten Masduki: Tumbuh Pesat, 12 Juta UMKM Hadir Dalam Ekosistem Digital

Next Post

Gepeng dan Manusia Silver Ditertibkan Petugas Gabungan

Related Posts

Doa Lintas Agama di Konser Andrea Bocelli, QUTB GLOBAL: Perbedaan Adalah Kekuatan Indonesia
Nasional

Doa Lintas Agama di Konser Andrea Bocelli, QUTB GLOBAL: Perbedaan Adalah Kekuatan Indonesia

kabarbanten.com
3 November 2026
Wakaf Produktif Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Umat, FISIP UIN Jakarta dan MUI Bangun Kolaborasi
Nasional

Wakaf Produktif Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Umat, FISIP UIN Jakarta dan MUI Bangun Kolaborasi

kabarbanten.com
31 Oktober 2026
Ketua Pemuda Ekonomi Syariah Nilai Konser Andrea Bocelli Perkuat Persaudaraan
Nasional

Ketua Pemuda Ekonomi Syariah Nilai Konser Andrea Bocelli Perkuat Persaudaraan

kabarbanten.com
23 Oktober 2026
Nasional

Sambut Baik Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Waketum ISNU: Perkuat Diplomasi Kebudayaan

kabarbanten.com
23 Oktober 2026
Dua Tahun Prabowo, Pengamat Soroti Asta Cita dan Masyarakat Sipil Diajak Kawal Pemerintah
Nasional

Dua Tahun Prabowo, Pengamat Soroti Asta Cita dan Masyarakat Sipil Diajak Kawal Pemerintah

kabarbanten.com
23 Oktober 2026
Hari Santri 2026, Rektor UIN Jakarta Dorong Santri Jadi Penggerak Perubahan
Nasional

Hari Santri 2026, Rektor UIN Jakarta Dorong Santri Jadi Penggerak Perubahan

kabarbanten.com
22 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


  • Trending
  • Comments
  • Latest
Daftar Nama 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang

Daftar Nama 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang

4 Februari 2025
M Azzari Jayabaya Maju Jadi Ketua Umum KADIN Banten

M Azzari Jayabaya Maju Jadi Ketua Umum KADIN Banten

27 Oktober 2026

Sambut Baik Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Waketum ISNU: Perkuat Diplomasi Kebudayaan

23 Oktober 2026
M Azzari Jayabaya Jadi Calon Tunggal Ketua Umum KADIN Banten

Menuju Muprov VII KADIN Banten, Amal Jayabaya Paparkan Program 2026–2031

28 Oktober 2026
MTQ XVII Tangsel Digelar 6-8 November 2026

MTQ XVII Tangsel Digelar 6-8 November 2026

5 November 2026
Doa Lintas Agama di Konser Andrea Bocelli, QUTB GLOBAL: Perbedaan Adalah Kekuatan Indonesia

Doa Lintas Agama di Konser Andrea Bocelli, QUTB GLOBAL: Perbedaan Adalah Kekuatan Indonesia

3 November 2026
Wakaf Produktif Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Umat, FISIP UIN Jakarta dan MUI Bangun Kolaborasi

Wakaf Produktif Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Umat, FISIP UIN Jakarta dan MUI Bangun Kolaborasi

31 Oktober 2026
Wanita Islam Kota Serang Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Keluarga Melalui Pelatihan Hidroponik

Wanita Islam Kota Serang Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Keluarga Melalui Pelatihan Hidroponik

31 Oktober 2026
Facebook Twitter Instagram TikTok
Kabarbanten.com

Disclaimer | Kode Etik | Privacy Policy |

Tentang Kami | Pedoman Media Siber 

 Contact

© 2020-2024 Kabarbanten.com. All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Tangerang
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks Berita

© 2020-2024 Kabarbanten.com. All Rights Reserved