Kabarbanten.com
  • Home
  • Tangerang
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • Tangerang
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Kabarbanten.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Di Forum WEF, Erick Thohir Jelaskan Tiga Fokus Indonesia Tangani Pandemi

kabarbanten.com
26 November 2020
Di Forum WEF, Erick Thohir Jelaskan Tiga Fokus Indonesia Tangani Pandemi

Menteri BUMN Erick Thohir saat mendampingi Presiden Jokowi menghadiri pertemuan WEF, Rabu (25/11), secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. (Foto: Biro Pers Setpres/Muchlis Jr)

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang juga merupakan Wakil Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN)  Erick Thohir, menyampaikan bahwa dalam penanganan pandemi COVID-19 Pemerintah Indonesia konsisten melakukan tiga hal. Hal tersebut disampaikannya dalam World Economic Forum (WEF) Special Virtual on Indonesia melalui video konferensi dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (25/11).

Pertama, kata Erick, pemerintah fokus pada penyelamatan nyawa rakyat Indonesia dalam penanganan COVID-19. Kedua, penyediaan pekerjaan. Ketiga, pembukaan lapangan kerja untuk masa yang akan datang.

“Karena itu program kerjanya ada tiga (yang) tadi saya sampaikan, Indonesia Sehat, Indonesia Bekerja, dan Indonesia Berkembang,” ujar Erick dalam keterangan persnya usai pertemuan.

Untuk Program Indonesia Sehat, Erick menjelaskan, dalam penanganan pandemi pemerintah selalu memprioritaskan kesehatan sebagai acuan utama.

“Kita jelaskan, kita juga melakukan standarisasi daripada pengobatan, kita juga mencari solusi untuk vaksin, agar vaksin ini juga bisa menekan kematian dan juga menekan penularan. Itu kita lakukan dengan konsisten,” ujarnya.

Pada Program Indonesia Bekerja, lanjut Erick, pemerintah terus hadir dalam memberikan kemudahan serta memastikan bahwa rakyat Indonesia bisa tetap bekerja. Hal itu dilakukan melalui pemberian berbagai bantuan maupun stimulus, seperti bantuan sosial, subsidi upah/gaji, BLT Desa, Kartu Prakerja, dan program lainnya.

Mengutip pernyataan Presiden Joko Widodo, Menteri BUMN menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia menjadikan momentum krisis saat ini sebagai pijakan atau loncatan ke depan.

“Kita tidak bisa berdiam diri, karena itu investasi yang dilakukan apakah tadi pembangunan infrastruktur, pembangunan percepatan dari kawasan industri, kawasan wisata, food estate, dan lain-lain, ini menjadi bagian terpenting. Ini bagian dari kita menyelaraskan program jangka panjang pemerintah,” kata Erick.

Forum ini merupakan rangkaian Country Strategy Dialogue dari WEF yang mempertemukan pemerintah suatu negara dengan para pelaku bisnis global. Forum ini dihadiri Presiden Joko Widodo dan para menteri terkait serta diikuti oleh lebih dari 43 CEO dari 20 negara.

Disampaikan Menteri BUMN, dalam pertemuan banyak mengemuka pertanyaan mengenai investasi dari para CEO. Menanggapi hal tersebut, Erick menyatakan bahwa Pemerintah Indonesia sangat mendukung investasi yang akan dilakukan di Indonesia, baik oleh investor dari dalam maupun luar negeri.

Indonesia, imbuhnya, tetap solid dalam penegakan hukum. “Omnibus Law atau Program Cipta Kerja ini dilakukan untuk mendukung daripada percepatan pembangunan ekonomi Indonesia,” ujar Erick.

Erick juga menjelaskan saat ini Indonesia sedang membuat Sovereign Wealth Fund (SWF). Ia memastikan pengelolaan SWF ini akan dilakukan secara transparan dan akuntabel.  SWF ini, imbuhnya, juga digunakan untuk percepatan proyek-proyek strategis pemerintah.

“Saat ini kita sedang membuat Sovereign Wealth Fund, yang tidak mau juga disamakan dengan 1MDB (1Malaysia Development Berhad), yang tentu kasus-kasus ini sudah terjadi. Kita lakukan Sovereign Wealth Fund ini juga untuk percepatan proyek-proyek strategis daripada pemerintah itu sendiri,” tegasnya. (SLN/UN)

ADVERTISEMENT

Menteri BUMN Erick Thohir saat mendampingi Presiden Jokowi menghadiri pertemuan WEF, Rabu (25/11), secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. (Foto: Biro Pers Setpres/Muchlis Jr)

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang juga merupakan Wakil Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN)  Erick Thohir, menyampaikan bahwa dalam penanganan pandemi COVID-19 Pemerintah Indonesia konsisten melakukan tiga hal. Hal tersebut disampaikannya dalam World Economic Forum (WEF) Special Virtual on Indonesia melalui video konferensi dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (25/11).

Pertama, kata Erick, pemerintah fokus pada penyelamatan nyawa rakyat Indonesia dalam penanganan COVID-19. Kedua, penyediaan pekerjaan. Ketiga, pembukaan lapangan kerja untuk masa yang akan datang.

“Karena itu program kerjanya ada tiga (yang) tadi saya sampaikan, Indonesia Sehat, Indonesia Bekerja, dan Indonesia Berkembang,” ujar Erick dalam keterangan persnya usai pertemuan.

Untuk Program Indonesia Sehat, Erick menjelaskan, dalam penanganan pandemi pemerintah selalu memprioritaskan kesehatan sebagai acuan utama.

“Kita jelaskan, kita juga melakukan standarisasi daripada pengobatan, kita juga mencari solusi untuk vaksin, agar vaksin ini juga bisa menekan kematian dan juga menekan penularan. Itu kita lakukan dengan konsisten,” ujarnya.

Pada Program Indonesia Bekerja, lanjut Erick, pemerintah terus hadir dalam memberikan kemudahan serta memastikan bahwa rakyat Indonesia bisa tetap bekerja. Hal itu dilakukan melalui pemberian berbagai bantuan maupun stimulus, seperti bantuan sosial, subsidi upah/gaji, BLT Desa, Kartu Prakerja, dan program lainnya.

Mengutip pernyataan Presiden Joko Widodo, Menteri BUMN menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia menjadikan momentum krisis saat ini sebagai pijakan atau loncatan ke depan.

“Kita tidak bisa berdiam diri, karena itu investasi yang dilakukan apakah tadi pembangunan infrastruktur, pembangunan percepatan dari kawasan industri, kawasan wisata, food estate, dan lain-lain, ini menjadi bagian terpenting. Ini bagian dari kita menyelaraskan program jangka panjang pemerintah,” kata Erick.

Forum ini merupakan rangkaian Country Strategy Dialogue dari WEF yang mempertemukan pemerintah suatu negara dengan para pelaku bisnis global. Forum ini dihadiri Presiden Joko Widodo dan para menteri terkait serta diikuti oleh lebih dari 43 CEO dari 20 negara.

Disampaikan Menteri BUMN, dalam pertemuan banyak mengemuka pertanyaan mengenai investasi dari para CEO. Menanggapi hal tersebut, Erick menyatakan bahwa Pemerintah Indonesia sangat mendukung investasi yang akan dilakukan di Indonesia, baik oleh investor dari dalam maupun luar negeri.

Indonesia, imbuhnya, tetap solid dalam penegakan hukum. “Omnibus Law atau Program Cipta Kerja ini dilakukan untuk mendukung daripada percepatan pembangunan ekonomi Indonesia,” ujar Erick.

Erick juga menjelaskan saat ini Indonesia sedang membuat Sovereign Wealth Fund (SWF). Ia memastikan pengelolaan SWF ini akan dilakukan secara transparan dan akuntabel.  SWF ini, imbuhnya, juga digunakan untuk percepatan proyek-proyek strategis pemerintah.

“Saat ini kita sedang membuat Sovereign Wealth Fund, yang tidak mau juga disamakan dengan 1MDB (1Malaysia Development Berhad), yang tentu kasus-kasus ini sudah terjadi. Kita lakukan Sovereign Wealth Fund ini juga untuk percepatan proyek-proyek strategis daripada pemerintah itu sendiri,” tegasnya. (SLN/UN)

Tags: IndonesiaNasionalNusantara
Share3Tweet2SendShare
Previous Post

Ratu Tatu Paparkan Keberhasilan Pembangunan

Next Post

Polres Cilegon Makin Gencar Operasi Yustisi Covid-19

Related Posts

Nusantara Infrastructure Dorong Perempuan sebagai Agen Perubahan dalam Meningkatkan Kesadaran Keselamatan Berkendara
Nasional

Nusantara Infrastructure Dorong Perempuan sebagai Agen Perubahan dalam Meningkatkan Kesadaran Keselamatan Berkendara

kabarbanten.com
25 April 2026
Tunjukkan Komitmen Lingkungan, IKPP Tangerang Sabet PROPER Hijau 2025
Nasional

Tunjukkan Komitmen Lingkungan, IKPP Tangerang Sabet PROPER Hijau 2025

kabarbanten.com
8 April 2026
UIN Jakarta Tembus Posisi 29 Dunia dalam QS Rankings by Subject 2026
Nasional

UIN Jakarta Tembus Posisi 29 Dunia dalam QS Rankings by Subject 2026

Kabar Banten
28 Maret 2026
Gedung SMA dan SMK Triguna Utama Diamankan, UIN Jakarta Selamatkan Aset Strategis
Nasional

Gedung SMA dan SMK Triguna Utama Diamankan, UIN Jakarta Selamatkan Aset Strategis

Kabar Banten
19 Maret 2026
Kurban Kini dalam Genggaman, Qurban Asyik Resmi Luncurkan Aplikasi Versi Terbaru
Nasional

Kurban Kini dalam Genggaman, Qurban Asyik Resmi Luncurkan Aplikasi Versi Terbaru

kabarbanten.com
13 Maret 2026
IKA FISIP UIN Jakarta 2025–2029 Dilantik, Alumni Siap Berkontribusi pada Demokrasi dan Kebijakan
Nasional

IKA FISIP UIN Jakarta 2025–2029 Dilantik, Alumni Siap Berkontribusi pada Demokrasi dan Kebijakan

kabarbanten.com
12 Maret 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


  • Trending
  • Comments
  • Latest
Daftar Nama 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang

Daftar Nama 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang

4 Februari 2025
Penyebab Tagihan PBB Lama Muncul di SPPT 2026, Ini Penjelasan Bapenda Tangsel

Penyebab Tagihan PBB Lama Muncul di SPPT 2026, Ini Penjelasan Bapenda Tangsel

10 April 2026
Ditresnarkoba Polda Banten Amankan Pelaku Penyalahgunaan Obat Terlarang

Ditresnarkoba Polda Banten Amankan Pelaku Penyalahgunaan Obat Terlarang

4 Desember 2024
Turab Kali Item Jebol, Perumahan Griya Artha Sepatan Kebanjiran

Turab Kali Item Jebol, Perumahan Griya Artha Sepatan Kebanjiran

27 Oktober 2022
Nusantara Infrastructure Dorong Perempuan sebagai Agen Perubahan dalam Meningkatkan Kesadaran Keselamatan Berkendara

Nusantara Infrastructure Dorong Perempuan sebagai Agen Perubahan dalam Meningkatkan Kesadaran Keselamatan Berkendara

25 April 2026
Pemkot Tangsel Hadirkan Tangsel One, Akses Layanan Kini Cukup Lewat WhatsApp Berbasis AI

Pemkot Tangsel Hadirkan Tangsel One, Akses Layanan Kini Cukup Lewat WhatsApp Berbasis AI

24 April 2026
Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siapkan Normalisasi Drainase Hingga Penataan Kawasan Melati Mas

Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siapkan Normalisasi Drainase Hingga Penataan Kawasan Melati Mas

24 April 2026
Lakukan Penanganan Terpadu, Pilar Saga Ichsan Turun Langsung Tinjau Genangan di Jalan Puspiptek

Lakukan Penanganan Terpadu, Pilar Saga Ichsan Turun Langsung Tinjau Genangan di Jalan Puspiptek

23 April 2026
Facebook Twitter Instagram TikTok
Kabarbanten.com

Disclaimer | Kode Etik | Privacy Policy |

Tentang Kami | Pedoman Media Siber 

 Contact

© 2020-2024 Kabarbanten.com. All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Tangerang
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks Berita

© 2020-2024 Kabarbanten.com. All Rights Reserved