Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie resmi melepas kontingen sepak bola putri Kota Tangerang Selatan di Ruang Blandongan, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan (Puspemkot), Senin (29/6/2026).
Sebanyak 72 orang yang terdiri atas pemain dan ofisial bertolak menuju Kudus, Jawa Tengah, untuk mengikuti kompetisi nasional. Selanjutnya, sebagian pemain akan melanjutkan perjalanan ke Swedia guna berlaga di turnamen internasional.
“Ini sangat membanggakan, karena mereka sudah berada di level nasional dan internasional dalam sepak bola putri. Ini berkat kegigihan semua pihak, mulai dari Sekolah Sepak Bola (SSB) di Tangsel, orang tua, hingga klub. Dengan segala keterbatasan yang ada, mereka mampu meraih prestasi yang luar biasa,” ujar Benyamin.
Tim sepak bola putri Tangsel yang dibentuk sejak 2021 itu akan lebih dahulu berlaga pada kompetisi nasional di Kudus pada 3 Juli mendatang. Setelah itu, sebanyak 23 pemain terpilih akan terbang ke Swedia sekitar 10 Juli untuk mengikuti turnamen internasional bertajuk *Meet the World with SKF*.
Dalam ajang yang disponsori perusahaan manufaktur asal Swedia, SKF, tersebut, tim putri Tangsel akan mewakili Indonesia dan bersaing dengan peserta dari 78 negara.
Keikutsertaan di panggung internasional ini bukanlah sesuatu yang datang secara instan. Tim putri Tangsel sebelumnya berhasil menjuarai kompetisi tingkat regional sehingga berhak melaju ke turnamen internasional.
Benyamin menyampaikan bahwa biaya keberangkatan ke Kudus maupun ke Swedia ditanggung oleh sponsor swasta. Ia juga menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kota Tangerang Selatan terhadap perjuangan tim, apa pun hasil yang nantinya diraih.
“Apapun hasilnya sudah luar biasa, apalagi jika bisa juara tentu akan lebih luar biasa lagi. Kami akan tetap memberikan dukungan penuh,” tuturnya.
Ketua PSSI Tangerang Selatan Erlangga Yudha Nugraha mengatakan, meskipun jadwal para pemain cukup padat, mereka telah menjalani latihan secara intensif serta mendapatkan asupan gizi yang memadai sehingga siap bertanding di Kudus maupun di Swedia bersama peserta dari 78 negara.
Asupan gizi dan vitamin para pemain selama kompetisi akan diatur langsung oleh ofisial tim guna memastikan kondisi fisik seluruh pemain tetap terjaga secara optimal sepanjang turnamen.
“Kami berharap kesempatan tampil di tingkat internasional ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh tim sehingga mampu membawa nama baik Kota Tangerang Selatan di mata dunia,” jelasnya.
Keberangkatan tim putri Tangsel membawa harapan besar masyarakat Kota Tangerang Selatan. Perjalanan mereka menjadi bukti bahwa pembinaan dari Sekolah Sepak Bola di Tangerang Selatan mampu melahirkan atlet berprestasi hingga tampil di pentas internasional di Swedia.














