Kabarbanten.com
  • Home
  • Tangerang
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • Tangerang
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Kabarbanten.com
No Result
View All Result
Home Tangerang Kabupaten Tangerang

Pembentukan Asman TOGA dan Pelatihan Akupresur di Desa Jatake Tingkatkan Kemandirian Kesehatan Masyarakat

Kabar Banten
1 Juni 2026
Pembentukan Asman TOGA dan Pelatihan Akupresur di Desa Jatake Tingkatkan Kemandirian Kesehatan Masyarakat

Pada hari Sabtu, 30 Mei 2026, UPTD Puskesmas Pagedangan melaksanakan kegiatan Pembentukan Asuhan Mandiri Tanaman Obat Keluarga (Asman TOGA) sekaligus pelatihan akupresur di Desa Jatake. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Acara berlangsung dengan lancar dan diikuti oleh kader kesehatan serta masyarakat setempat. Suasana kegiatan terlihat penuh semangat dan antusiasme dari para peserta. Hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap pengobatan tradisional yang aman dan mudah diterapkan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kesehatan yang interaktif. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari perwakilan Puskesmas Pagedangan. Dalam sambutannya, disampaikan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kesehatan secara mandiri. Pemanfaatan tanaman obat keluarga dinilai sebagai langkah sederhana namun efektif. Selain itu, akupresur juga diperkenalkan sebagai metode terapi non-farmakologis. Kedua pendekatan ini dinilai dapat menjadi solusi kesehatan yang terjangkau. Masyarakat juga diajak untuk aktif dalam kegiatan kesehatan berbasis komunitas. Harapan besar disampaikan agar program ini dapat berkelanjutan. Dukungan lintas sektor juga diharapkan untuk memperkuat program ini.

Selanjutnya, peserta mendapatkan materi mengenai konsep dasar Asman TOGA. Materi disampaikan secara jelas dan mudah dipahami oleh peserta. Tanaman obat keluarga diperkenalkan sebagai alternatif pengobatan alami. Berbagai jenis tanaman seperti jahe, kunyit, dan daun sirih dijelaskan manfaatnya. Peserta juga diberikan pengetahuan tentang cara menanam dan merawat TOGA. Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal. Dengan demikian, kebutuhan obat sederhana dapat dipenuhi secara mandiri. Edukasi ini menjadi bekal penting bagi peserta.

Tidak hanya teori, peserta juga mendapatkan pelatihan praktik akupresur. Pelatihan ini dipandu langsung oleh tenaga kesehatan yang berpengalaman. Peserta diajarkan titik-titik akupresur untuk mengatasi keluhan ringan. Beberapa keluhan yang dibahas antara lain pegal, sakit kepala, dan stres. Praktik dilakukan secara langsung agar peserta lebih memahami teknik yang benar. Peserta juga diberi kesempatan untuk mencoba secara bergantian. Metode pembelajaran ini membuat kegiatan menjadi lebih menarik. Hasilnya, peserta terlihat semakin percaya diri dalam mempraktikkan akupresur.

Antusiasme peserta terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Banyak peserta yang aktif bertanya dan berdiskusi. Hal ini menunjukkan bahwa materi yang disampaikan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Interaksi yang baik antara narasumber dan peserta menciptakan suasana yang kondusif. Peserta juga saling berbagi pengalaman terkait pengobatan tradisional. Kegiatan ini tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga mempererat kebersamaan. Dukungan antar peserta menjadi nilai tambah dalam kegiatan ini. Semangat ini diharapkan terus berlanjut di lingkungan masing-masing.

Pembentukan Asman TOGA juga bertujuan untuk memperkuat peran kader kesehatan di masyarakat. Kader diharapkan menjadi penggerak dalam penerapan TOGA dan akupresur. Mereka memiliki peran penting dalam menyebarluaskan informasi kesehatan. Dengan adanya pelatihan ini, kapasitas kader semakin meningkat. Kader juga dapat menjadi contoh dalam penerapan pola hidup sehat. Selain itu, mereka dapat memberikan edukasi kepada masyarakat secara berkelanjutan. Peran kader menjadi kunci keberhasilan program ini. Oleh karena itu, pembinaan kader akan terus dilakukan.

Kegiatan ini juga sejalan dengan program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). GERMAS mendorong masyarakat untuk hidup sehat secara mandiri. Pemanfaatan TOGA dan akupresur merupakan bagian dari implementasi GERMAS. Dengan pendekatan ini, masyarakat tidak selalu bergantung pada obat kimia. Selain itu, metode ini lebih ramah lingkungan dan ekonomis. Penerapan gaya hidup sehat diharapkan dapat mengurangi risiko penyakit. Upaya promotif seperti ini sangat penting dalam sistem kesehatan. Oleh karena itu, kegiatan serupa akan terus dikembangkan.

Selain memberikan manfaat kesehatan, kegiatan ini juga memiliki dampak ekonomi. Pemanfaatan tanaman obat dapat mengurangi pengeluaran keluarga untuk pengobatan. Bahkan, TOGA dapat dikembangkan menjadi produk herbal yang bernilai jual. Hal ini membuka peluang usaha bagi masyarakat. Dengan pengelolaan yang baik, TOGA dapat menjadi sumber pendapatan tambahan. Edukasi ini memberikan perspektif baru bagi peserta. Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan potensi ini secara optimal. Dengan demikian, kesehatan dan kesejahteraan dapat meningkat secara bersamaan.

UPTD Puskesmas Pagedangan berkomitmen untuk terus mendukung program pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut. Ke depannya, kegiatan serupa akan dilaksanakan di wilayah lain. Hal ini bertujuan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat. Kolaborasi dengan berbagai pihak juga akan terus ditingkatkan. Sinergi ini penting untuk keberhasilan program kesehatan. Dengan dukungan semua pihak, diharapkan program ini dapat berjalan optimal. Puskesmas akan terus menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan.

Sebagai penutup, kegiatan Pembentukan Asman TOGA dan Pelatihan Akupresur di Desa Jatake diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang. Masyarakat diharapkan mampu menerapkan ilmu yang telah didapat. Kemandirian dalam menjaga kesehatan menjadi tujuan utama kegiatan ini. Dengan langkah kecil yang dilakukan secara konsisten, kesehatan masyarakat dapat meningkat. Semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci keberhasilan. Mari bersama wujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera. Puskesmas Pagedangan akan terus hadir untuk melayani dan mendampingi masyarakat. Bersama, kita wujudkan Indonesia yang lebih sehat.

#pagedangansehat

#sehatdimulaidarisaya

Puskesmas Pagedangan/Promkes-/ZL/HFI/SA)

Nomor : PR/029-PKM PGD/PROMKES/V/2026

INFORMASI PUSKESMAS PAGEDANGAN

ADVERTISEMENT
Tags: Kabupaten TangerangTangerangTangerang Raya
Share3Tweet2SendShare
Previous Post

Pembentukan dan Pembinaan Pos UKK di SPPG Belimbing

Next Post

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid Apresiasi Festival Tabuh Bedug Kecamatan Teluknaga

Related Posts

Bupati Maesyal Rasyid Sambangi Keluarga Korban Pohon Tumbang di Teluknaga
Kabupaten Tangerang

Bupati Maesyal Rasyid Sambangi Keluarga Korban Pohon Tumbang di Teluknaga

Kabar Banten
2 September 2026
Bupati Maesyal Rasyid Bekali 1.075 Penerima Beasiswa Tangerang Gemilang 2026
Kabupaten Tangerang

Bupati Maesyal Rasyid Bekali 1.075 Penerima Beasiswa Tangerang Gemilang 2026

Kabar Banten
2 September 2026
SMAN 33 Kabupaten Tangerang Diresmikan, Bupati Maesyal Rasyid: Perluas Akses Pendidikan
Kabupaten Tangerang

SMAN 33 Kabupaten Tangerang Diresmikan, Bupati Maesyal Rasyid: Perluas Akses Pendidikan

Kabar Banten
2 September 2026
Bupati Tangerang Maesyal Rasyid: Semangat Kemerdekaan Harus Dihidupkan dari Lingkungan Masyarakat
Kabupaten Tangerang

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid: Semangat Kemerdekaan Harus Dihidupkan dari Lingkungan Masyarakat

Kabar Banten
24 Agustus 2026
Wabup Intan Nurul Hikmah Ajak Warga Isi Kemerdekaan Dengan Karya, Kebersamaan dan Gotong Royong
Kabupaten Tangerang

Wabup Intan Nurul Hikmah Ajak Warga Isi Kemerdekaan Dengan Karya, Kebersamaan dan Gotong Royong

Kabar Banten
24 Agustus 2026
Motor Ditabrak Truk di Jalan Raya Serang, PSC 119 Dinkes Kabupaten Tangerang Bergerak Cepat Tangani Korban
Kabupaten Tangerang

Motor Ditabrak Truk di Jalan Raya Serang, PSC 119 Dinkes Kabupaten Tangerang Bergerak Cepat Tangani Korban

Kabar Banten
22 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


  • Trending
  • Comments
  • Latest
Daftar Nama 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang

Daftar Nama 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang

4 Februari 2025
Peta Wilayah Pamulang Tahun 1942

Peta Wilayah Pamulang Tahun 1942

31 Agustus 2021
Airin Rachmi Diany Dikalungi Selendang oleh Keluarga Aria Wangsakara

Airin Rachmi Diany Dikalungi Selendang oleh Keluarga Aria Wangsakara

21 Desember 2023
Ditresnarkoba Polda Banten Amankan Pelaku Penyalahgunaan Obat Terlarang

Ditresnarkoba Polda Banten Amankan Pelaku Penyalahgunaan Obat Terlarang

4 Desember 2024

Pilar Saga Ichsan Tinjau Pembangunan Turap di Vila Pamulang, Grand Serpong dan Bukit Nusa Indah

3 September 2026
Komisi Informasi Banten Nilai Inovasi Pemkot Tangsel Semakin Meningkat

Komisi Informasi Banten Nilai Inovasi Pemkot Tangsel Semakin Meningkat

3 September 2026
Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso

Demo DPR Berujung Kerusuhan, IPW Desak Polri Ungkap Provokator dan Penyandang Dana

2 September 2026
Bupati Maesyal Rasyid Sambangi Keluarga Korban Pohon Tumbang di Teluknaga

Bupati Maesyal Rasyid Sambangi Keluarga Korban Pohon Tumbang di Teluknaga

2 September 2026
Facebook Twitter Instagram TikTok
Kabarbanten.com

Disclaimer | Kode Etik | Privacy Policy |

Tentang Kami | Pedoman Media Siber 

 Contact

© 2020-2024 Kabarbanten.com. All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Tangerang
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks Berita

© 2020-2024 Kabarbanten.com. All Rights Reserved