Kabarbanten.com
  • Home
  • Tangerang
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • Tangerang
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Kabarbanten.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Bertemu PM Vietnam, Presiden Jokowi Bahas Isu Kesehatan Hingga Stabilitas Kawasan

kabarbanten.com
23 April 2021
Bertemu PM Vietnam, Presiden Jokowi Bahas Isu Kesehatan Hingga Stabilitas Kawasan

 

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengadakan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Vietnam Pham Minh Chinh, Jumat (23/04/2021) sore, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Mengawali pertemuan, Presiden Jokowi memberikan ucapan selamat kepada PM Pham Minh Chinh yang telah dilantik sebagai PM Vietnam pada 5 April 2021 lalu. PM Pham Minh Chinh dilantik menggantikan PM Nguyen Xuan Phuc yang diangkat sebagai Presiden Vietnam untuk periode 2021-2026.

“Di dalam pertemuan, Bapak Presiden terlebih dahulu menyampaikan ucapan selamat kepada Yang Mulia Pham Minh Chinh sebagai Perdana Menteri Vietnam yang baru,” ungkap Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi usai mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut

Pada pertemuan, ujar Menlu, Presiden Jokowi menegaskan bahwa Indonesia berkomitmen untuk terus menjalin hubungan bilateral yang saling menguntungkan untuk kepentingan rakyat kedua negara.

“Presiden menyampaikan bahwa Vietnam adalah sahabat Indonesia dan Vietnam adalah mitra strategis Indonesia di kawasan Asia Tenggara. Presiden juga menyampaikan harapan Indonesia dan Vietnam dapat terus bekerjasama agar kedua negara dapat keluar dari pandemi dan terus menjaga stabilitas dan keamanan di kawasan,” ujarnya.

Lebih lanjut Menlu menyampaikan, dalam pertemuan tersebut Presiden Jokowi fokus pada sejumlah isu.

Pertama, Presiden menekankan mengenai pentingnya penguatan kerja sama di bidang kesehatan. Kerja sama ini sangat penting, ditambah dengan adanya pandemi yang belum kunjung berakhir.

“Presiden mendorong kedua negara untuk terus menyerukan kesetaraan akses vaksin bagi semua negara dan untuk jangka panjang menciptakan ketahanan kesehatan di Asia Tenggara,” ujar Menlu.

Kedua, Presiden juga menekankan pentingnya peningkatan kerja sama ekonomi.  “Presiden mengajak Vietnam untuk menurunkan hambatan baik di bidang perdagangan maupun investasi,” ungkap Menlu.

Ditambahkan Menlu, Vietnam adalah mitra perdagangan terbesar keempat Indonesia di ASEAN di mana nilai perdagangan kedua negara naik hampir 2 kali lipat dalam 5 tahun terakhir.

“Indonesia berada pada urutan ke 28 FDI [Foreign Direct Investment] Vietnam dan urutan kelima di antara FDI ASEAN. Investasi Indonesia di Vietnam antara lain berupa di bidang pertambangan, packaging, batu bara semen, properti, peternakan, otomotif, dan lain sebagainya,” ujarnya.

Ketiga, Kepala Negara menekankan pentingnya percepatan perundingan perbatasan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) yang telah berlangsung 11 tahun. Presiden menyarankan agar tim teknis kedua negara dapat segera berunding kembali dan menyelesaikan negosiasi.

“Ditekankan oleh Presiden bahwa penyelesaian perundingan sangat penting, karena memberikan kejelasan mengenai wilayah ZEE masing-masing dan mengurangi kemungkinan adanya insiden kapal-kapal nelayan. Serta [Presiden] menekankan pentingnya bahwa klaim mengenai batas ZEE antarnegara harus diselesaikan berdasarkan hukum internasional, yaitu UNCLOS 1982,” pungkas Menlu. (FID/UN)

ADVERTISEMENT

 

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengadakan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Vietnam Pham Minh Chinh, Jumat (23/04/2021) sore, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Mengawali pertemuan, Presiden Jokowi memberikan ucapan selamat kepada PM Pham Minh Chinh yang telah dilantik sebagai PM Vietnam pada 5 April 2021 lalu. PM Pham Minh Chinh dilantik menggantikan PM Nguyen Xuan Phuc yang diangkat sebagai Presiden Vietnam untuk periode 2021-2026.

“Di dalam pertemuan, Bapak Presiden terlebih dahulu menyampaikan ucapan selamat kepada Yang Mulia Pham Minh Chinh sebagai Perdana Menteri Vietnam yang baru,” ungkap Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi usai mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut

Pada pertemuan, ujar Menlu, Presiden Jokowi menegaskan bahwa Indonesia berkomitmen untuk terus menjalin hubungan bilateral yang saling menguntungkan untuk kepentingan rakyat kedua negara.

“Presiden menyampaikan bahwa Vietnam adalah sahabat Indonesia dan Vietnam adalah mitra strategis Indonesia di kawasan Asia Tenggara. Presiden juga menyampaikan harapan Indonesia dan Vietnam dapat terus bekerjasama agar kedua negara dapat keluar dari pandemi dan terus menjaga stabilitas dan keamanan di kawasan,” ujarnya.

Lebih lanjut Menlu menyampaikan, dalam pertemuan tersebut Presiden Jokowi fokus pada sejumlah isu.

Pertama, Presiden menekankan mengenai pentingnya penguatan kerja sama di bidang kesehatan. Kerja sama ini sangat penting, ditambah dengan adanya pandemi yang belum kunjung berakhir.

“Presiden mendorong kedua negara untuk terus menyerukan kesetaraan akses vaksin bagi semua negara dan untuk jangka panjang menciptakan ketahanan kesehatan di Asia Tenggara,” ujar Menlu.

Kedua, Presiden juga menekankan pentingnya peningkatan kerja sama ekonomi.  “Presiden mengajak Vietnam untuk menurunkan hambatan baik di bidang perdagangan maupun investasi,” ungkap Menlu.

Ditambahkan Menlu, Vietnam adalah mitra perdagangan terbesar keempat Indonesia di ASEAN di mana nilai perdagangan kedua negara naik hampir 2 kali lipat dalam 5 tahun terakhir.

“Indonesia berada pada urutan ke 28 FDI [Foreign Direct Investment] Vietnam dan urutan kelima di antara FDI ASEAN. Investasi Indonesia di Vietnam antara lain berupa di bidang pertambangan, packaging, batu bara semen, properti, peternakan, otomotif, dan lain sebagainya,” ujarnya.

Ketiga, Kepala Negara menekankan pentingnya percepatan perundingan perbatasan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) yang telah berlangsung 11 tahun. Presiden menyarankan agar tim teknis kedua negara dapat segera berunding kembali dan menyelesaikan negosiasi.

“Ditekankan oleh Presiden bahwa penyelesaian perundingan sangat penting, karena memberikan kejelasan mengenai wilayah ZEE masing-masing dan mengurangi kemungkinan adanya insiden kapal-kapal nelayan. Serta [Presiden] menekankan pentingnya bahwa klaim mengenai batas ZEE antarnegara harus diselesaikan berdasarkan hukum internasional, yaitu UNCLOS 1982,” pungkas Menlu. (FID/UN)

Tags: IndonesiaNasionalNusantara
Share3Tweet2SendShare
Previous Post

Presiden Jokowi Lakukan Pertemuan Bilateral dengan PM Vietnam di Istana Bogor

Next Post

Kemenhub Siap Kendalikan Transportasi di Masa Sebelum, Selama, dan Sesudah Peniadaan Mudik

Related Posts

Nasional

MI dan MA Pembangunan UIN Jakarta Borong Prestasi di Jakarta Madrasah Award 2026

kabarbanten.com
4 Februari 2026
Harumkan Nama Indonesia, Audric Tsai Tembus VEX Robotics World Championship
Nasional

Harumkan Nama Indonesia, Audric Tsai Tembus VEX Robotics World Championship

kabarbanten.com
4 Februari 2026
Hery Haryanto Azumi: NU Bangkit dari Arus Bawah Menuju Solusi Nasional
Nasional

GKB-NU: Bersama Prabowo, Indonesia Harus Jadi Penjaga Perdamaian Dunia di Board of Peace

kabarbanten.com
3 Februari 2026
Alfamidi Gelar Pelatihan Eco Enzyme, Warga Antusias Kelola Sampah Organik
Nasional

Alfamidi Gelar Pelatihan Eco Enzyme, Warga Antusias Kelola Sampah Organik

kabarbanten.com
30 Januari 2026
Borong Enam Gelar Nasional, SWA RoboKnights Wakili Indonesia ke Kejuaraan Dunia VEX Robotics AS
Nasional

Borong Enam Gelar Nasional, SWA RoboKnights Wakili Indonesia ke Kejuaraan Dunia VEX Robotics AS

kabarbanten.com
29 Januari 2026
UIN Jakarta–BRIN Bahas Penguatan Kolaborasi Riset
Nasional

UIN Jakarta–BRIN Bahas Penguatan Kolaborasi Riset

kabarbanten.com
22 Januari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


  • Trending
  • Comments
  • Latest
Daftar Nama 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang

Daftar Nama 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang

4 Februari 2025
Ditresnarkoba Polda Banten Amankan Pelaku Penyalahgunaan Obat Terlarang

Ditresnarkoba Polda Banten Amankan Pelaku Penyalahgunaan Obat Terlarang

4 Desember 2024
Hery Haryanto Azumi: NU Bangkit dari Arus Bawah Menuju Solusi Nasional

GKB-NU: Bersama Prabowo, Indonesia Harus Jadi Penjaga Perdamaian Dunia di Board of Peace

3 Februari 2026
Electrolux Buka Showroom and Service Center di Gading Serpong

Electrolux Buka Showroom and Service Center di Gading Serpong

6 April 2022

MI dan MA Pembangunan UIN Jakarta Borong Prestasi di Jakarta Madrasah Award 2026

4 Februari 2026
Harumkan Nama Indonesia, Audric Tsai Tembus VEX Robotics World Championship

Harumkan Nama Indonesia, Audric Tsai Tembus VEX Robotics World Championship

4 Februari 2026
Hery Haryanto Azumi: NU Bangkit dari Arus Bawah Menuju Solusi Nasional

GKB-NU: Bersama Prabowo, Indonesia Harus Jadi Penjaga Perdamaian Dunia di Board of Peace

3 Februari 2026
Alfamidi Gelar Pelatihan Eco Enzyme, Warga Antusias Kelola Sampah Organik

Alfamidi Gelar Pelatihan Eco Enzyme, Warga Antusias Kelola Sampah Organik

30 Januari 2026
Facebook Twitter Instagram TikTok
Kabarbanten.com

Disclaimer | Kode Etik | Privacy Policy |

Tentang Kami | Pedoman Media Siber 

 Contact

© 2020-2024 Kabarbanten.com. All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Tangerang
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks Berita

© 2020-2024 Kabarbanten.com. All Rights Reserved