Kabarbanten.com
  • Home
  • Tangerang
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • Tangerang
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Kabarbanten.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Berkolaborasi dengan Kemkominfo dan Kemenparekraf, Setkab Gelar Diklat Penerjemahan Bidang Pariwisata

kabarbanten.com
15 Maret 2021
Berkolaborasi dengan Kemkominfo dan Kemenparekraf, Setkab Gelar Diklat Penerjemahan Bidang Pariwisata

Pembukaan Diklat Teknis Penerjemahan Bidang Pariwisata – Angkatan I Tahun 2021, secara daring, Senin (15/03/2021) siang. (Foto: Humas Setkab/Agung)

Sekretariat Kabinet (Setkab) selaku instansi pembina Jabatan Fungsional Penerjemah (JFP) menyelenggarakan Diklat Teknis Penerjemahan Bidang Pariwisata – Angkatan I Tahun 2021 yang akan berlangsung pada tanggal 15 sampai dengan 22 Maret 2021.

Deputi Sekretaris Kabinet (Seskab) Farid Utomo mengungkapkan penyelenggaraan diklat ini merupakan kerja sama antara Setkab dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), dan sejumlah pemerintah daerah (pemda).

“Hal tersebut membuktikan bahwa selaku instansi pembina JFP, Setkab dapat bersinergi dengan semua kementerian/instansi dalam mendukung program pemerintah,” ujar Farid dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Pusat Pembinaan Penerjemah (Kapusbinter) Sri Wahyu Utami saat membuka kegiatan diklat secara daring, Senin (15/03/2021) siang, dari Kantor Setkab, Jakarta.

Farid menyampaikan, setiap tahunnya Setkab selalu menyelenggarakan diklat bagi penerjemah termasuk di masa pandemi saat ini. Tema pariwisata diangkat karena sektor ini merupakan salah satu sektor yang paling terdampak oleh pandemi. Di sisi lain, sektor pariwisata juga diharapkan dapat menjadi tulang punggung dalam pemulihan ekonomi.

“Kami berharap pelaksanaan diklat teknis ini dapat memberikan pengetahuan dan meningkatkan kompetensi para penerjemah dan calon penerjemah dalam melaksanakan tugas penerjemahan kedinasan baik tulis maupun lisan, memiliki kesiapan menjadi trainer pelaku wisata di daerahnya, dan mendukung pemda dalam melaksanakan program pelatihan bahasa asing di bidang pariwisata ke depannya,” ujarnya.

Senada dengan Farid, Kapusbinter Sri Wahyu Utami menyampaikan, para peserta diklat diharapkan dapat mengajarkan kemampuan berbahasa asing kepada para pelaku pariwisata yang berinteraksi langsung dengan wisatawan asing, antara lain anak buah kapal wisata, pelayan restoran, pemandu wisata tempat rekreasi, pemilik penginapan, penjual souvenir, dan terapis spa.

“Ke depannya diharapkan para pelaku industri pariwisata dapat meningkatkan pelayanan yang akan berdampak positif, meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara dan lamanya kunjungan di Indonesia. Kesuksesan pelaku industri pariwisata dalam memberikan pelayanan akan sangat mempercepat pemulihan ekonomi di daerah,” ujar Sri.

Kapusbinter menambahkan, selaku instansi pembina JFP Setkab bertanggung jawab melaksanakan diklat fungsional dan teknis dalam rangka meningkatkan kompetensi para Pejabat Fungsional Penerjemah (PFP).

“Diklat penerjemahan ini dirancang tidak hanya memperhatikan kompetensi teknis namun juga memperhatikan kompetensi manajerial dan sosiokultural yang harus dimiliki oleh penerjemah,” tuturnya.

Sri juga mengungkapkan, diklat penerjemahan dengan tema pariwisata ini mendapat sambutan positif dari pemerintah daerah, untuk itu Setkab berencana untuk menggelar diklat untuk angkatan selanjutnya.

“Banyaknya usulan calon peserta diklat ini dari daerah menjadi dasar akan dilaksanakannya kembali Diklat Penerjemahan Bidang Pariwisata Angkatan II dan III oleh Pusat Pembinaan Penerjemah pada bulan Juni dan Juli tahun 2021,” tandasnya.

Kegiatan diklat kali ini diikuti oleh 20 orang PFP yang berasal dari 11 instansi pusat dan daerah, yaitu Setkab, Kemenparekraf, Kemkominfo, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat, Pemprov Nusa Tenggara Timur, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur, Pemkab Manggarai Timur, Pemkab Minahasa Utara, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, dan Pemkot Tomohon.

Pembukaan diklat secara daring ini juga turut dihadiri oleh para Pejabat Eselon II di lingkungan Setkab, Kemenparekraf, dan Kemkominfo. (RF/UN)

ADVERTISEMENT

Pembukaan Diklat Teknis Penerjemahan Bidang Pariwisata – Angkatan I Tahun 2021, secara daring, Senin (15/03/2021) siang. (Foto: Humas Setkab/Agung)

Sekretariat Kabinet (Setkab) selaku instansi pembina Jabatan Fungsional Penerjemah (JFP) menyelenggarakan Diklat Teknis Penerjemahan Bidang Pariwisata – Angkatan I Tahun 2021 yang akan berlangsung pada tanggal 15 sampai dengan 22 Maret 2021.

Deputi Sekretaris Kabinet (Seskab) Farid Utomo mengungkapkan penyelenggaraan diklat ini merupakan kerja sama antara Setkab dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), dan sejumlah pemerintah daerah (pemda).

“Hal tersebut membuktikan bahwa selaku instansi pembina JFP, Setkab dapat bersinergi dengan semua kementerian/instansi dalam mendukung program pemerintah,” ujar Farid dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Pusat Pembinaan Penerjemah (Kapusbinter) Sri Wahyu Utami saat membuka kegiatan diklat secara daring, Senin (15/03/2021) siang, dari Kantor Setkab, Jakarta.

Farid menyampaikan, setiap tahunnya Setkab selalu menyelenggarakan diklat bagi penerjemah termasuk di masa pandemi saat ini. Tema pariwisata diangkat karena sektor ini merupakan salah satu sektor yang paling terdampak oleh pandemi. Di sisi lain, sektor pariwisata juga diharapkan dapat menjadi tulang punggung dalam pemulihan ekonomi.

“Kami berharap pelaksanaan diklat teknis ini dapat memberikan pengetahuan dan meningkatkan kompetensi para penerjemah dan calon penerjemah dalam melaksanakan tugas penerjemahan kedinasan baik tulis maupun lisan, memiliki kesiapan menjadi trainer pelaku wisata di daerahnya, dan mendukung pemda dalam melaksanakan program pelatihan bahasa asing di bidang pariwisata ke depannya,” ujarnya.

Senada dengan Farid, Kapusbinter Sri Wahyu Utami menyampaikan, para peserta diklat diharapkan dapat mengajarkan kemampuan berbahasa asing kepada para pelaku pariwisata yang berinteraksi langsung dengan wisatawan asing, antara lain anak buah kapal wisata, pelayan restoran, pemandu wisata tempat rekreasi, pemilik penginapan, penjual souvenir, dan terapis spa.

“Ke depannya diharapkan para pelaku industri pariwisata dapat meningkatkan pelayanan yang akan berdampak positif, meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara dan lamanya kunjungan di Indonesia. Kesuksesan pelaku industri pariwisata dalam memberikan pelayanan akan sangat mempercepat pemulihan ekonomi di daerah,” ujar Sri.

Kapusbinter menambahkan, selaku instansi pembina JFP Setkab bertanggung jawab melaksanakan diklat fungsional dan teknis dalam rangka meningkatkan kompetensi para Pejabat Fungsional Penerjemah (PFP).

“Diklat penerjemahan ini dirancang tidak hanya memperhatikan kompetensi teknis namun juga memperhatikan kompetensi manajerial dan sosiokultural yang harus dimiliki oleh penerjemah,” tuturnya.

Sri juga mengungkapkan, diklat penerjemahan dengan tema pariwisata ini mendapat sambutan positif dari pemerintah daerah, untuk itu Setkab berencana untuk menggelar diklat untuk angkatan selanjutnya.

“Banyaknya usulan calon peserta diklat ini dari daerah menjadi dasar akan dilaksanakannya kembali Diklat Penerjemahan Bidang Pariwisata Angkatan II dan III oleh Pusat Pembinaan Penerjemah pada bulan Juni dan Juli tahun 2021,” tandasnya.

Kegiatan diklat kali ini diikuti oleh 20 orang PFP yang berasal dari 11 instansi pusat dan daerah, yaitu Setkab, Kemenparekraf, Kemkominfo, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat, Pemprov Nusa Tenggara Timur, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur, Pemkab Manggarai Timur, Pemkab Minahasa Utara, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, dan Pemkot Tomohon.

Pembukaan diklat secara daring ini juga turut dihadiri oleh para Pejabat Eselon II di lingkungan Setkab, Kemenparekraf, dan Kemkominfo. (RF/UN)

Tags: IndonesiaNasionalNusantara
Share3Tweet2SendShare
Previous Post

Presiden Jokowi Minta Menpora Sempurnakan Rancangan Desain Besar Olahraga Nasional

Next Post

Presiden Jokowi: Sikap Saya Tak Berubah, Tidak Ada Niat Jadi Presiden Tiga Periode

Related Posts

Airin Rachmi Diany Terima Penghargaan di Ajang CNN Indonesia Leading Women Awards 2026
Nasional

Airin Rachmi Diany Terima Penghargaan di Ajang CNN Indonesia Leading Women Awards 2026

kabarbanten.com
6 Mei 2026
Kolaborasi Pendidikan dan Riset, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Gandeng Perguruan Tinggi Türkiye
Nasional

Kolaborasi Pendidikan dan Riset, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Gandeng Perguruan Tinggi Türkiye

kabarbanten.com
29 April 2026
Nusantara Infrastructure Dorong Perempuan sebagai Agen Perubahan dalam Meningkatkan Kesadaran Keselamatan Berkendara
Nasional

Nusantara Infrastructure Dorong Perempuan sebagai Agen Perubahan dalam Meningkatkan Kesadaran Keselamatan Berkendara

kabarbanten.com
25 April 2026
Tunjukkan Komitmen Lingkungan, IKPP Tangerang Sabet PROPER Hijau 2025
Nasional

Tunjukkan Komitmen Lingkungan, IKPP Tangerang Sabet PROPER Hijau 2025

kabarbanten.com
8 April 2026
UIN Jakarta Tembus Posisi 29 Dunia dalam QS Rankings by Subject 2026
Nasional

UIN Jakarta Tembus Posisi 29 Dunia dalam QS Rankings by Subject 2026

Kabar Banten
28 Maret 2026
Gedung SMA dan SMK Triguna Utama Diamankan, UIN Jakarta Selamatkan Aset Strategis
Nasional

Gedung SMA dan SMK Triguna Utama Diamankan, UIN Jakarta Selamatkan Aset Strategis

Kabar Banten
19 Maret 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


  • Trending
  • Comments
  • Latest
Daftar Nama 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang

Daftar Nama 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang

4 Februari 2025
Nusantara Infrastructure Dorong Perempuan sebagai Agen Perubahan dalam Meningkatkan Kesadaran Keselamatan Berkendara

Nusantara Infrastructure Dorong Perempuan sebagai Agen Perubahan dalam Meningkatkan Kesadaran Keselamatan Berkendara

25 April 2026
Penyebab Tagihan PBB Lama Muncul di SPPT 2026, Ini Penjelasan Bapenda Tangsel

Penyebab Tagihan PBB Lama Muncul di SPPT 2026, Ini Penjelasan Bapenda Tangsel

10 April 2026
Ditresnarkoba Polda Banten Amankan Pelaku Penyalahgunaan Obat Terlarang

Ditresnarkoba Polda Banten Amankan Pelaku Penyalahgunaan Obat Terlarang

4 Desember 2024
Kabupaten Tangerang Raih Paritrana Award 2025

Kabupaten Tangerang Raih Paritrana Award 2025

10 Mei 2026
Benyamin Davnie Lanjutkan Program Bedah Rumah, Targetkan 329 Unit Diperbaiki Sepanjang 2026

Benyamin Davnie Lanjutkan Program Bedah Rumah, Targetkan 329 Unit Diperbaiki Sepanjang 2026

9 Mei 2026
Ketika Makanan Juga Relasi

Ketika Makanan Juga Relasi

8 Mei 2026
Pemkot Tangerang Integrasikan Pos Pantau Sungai Cisadane

Pemkot Tangerang Integrasikan Pos Pantau Sungai Cisadane

8 Mei 2026
Facebook Twitter Instagram TikTok
Kabarbanten.com

Disclaimer | Kode Etik | Privacy Policy |

Tentang Kami | Pedoman Media Siber 

 Contact

© 2020-2024 Kabarbanten.com. All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Tangerang
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks Berita

© 2020-2024 Kabarbanten.com. All Rights Reserved