Kabarbanten.com
  • Home
  • Tangerang
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • Tangerang
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Kabarbanten.com
No Result
View All Result
Home Banten

Hotel Meningkat, Tempat Wisata Turun

kabarbanten.com
15 Februari 2021
Hotel Meningkat, Tempat Wisata Turun
Kawasan wisata di Anyer, Kabupaten Serang sepi pengunjung saat libur panjang Imlek kemarin, akibat pengetatan PPKM di sejumlah daerah di Jabodetabek. Namun, tingkat hunian hotel melonjak.

SERANG – Libur Imlek memberikan angin segar kepada pengelola hotel. Hunian hotel di kawasan Anyer dan Cinangka justru meningkat 80 persen. Berbeda dengan wisatawan yang datang ke tempat wisata di kawasan Anyer dan Cinangka khususnya pantai pasir putih menurun drastis sampai 30 persen. Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Serang Sukarjo mengatakan, peningkatan wisatawan terhadap hunian hotel diakibatkan pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) se-Jabodetabek. Sehingga hal tersebut berdampak baik bagi pihak pengelola hotel.

“Liburan panjang kemarin hunian hotel rata-rata masuk sampai 80 persen, bahkan ada salah satu hotel sampai 90 persen,” katanya saat diwawancarai melalui telpon seluler, Minggu (14/2).

Sukarjo mengatakan, peningkatan tersebut terjadi hanya saat hari libur saja. Dibandingkan dengan hari-hari biasa hunian hotel cenderung alami penuruan, mencapai 30 sampai maksimal 50 persen. Hal tersebut disebabkan karena, peruntukan hotel di Kabupaten Serang hanya untuk wisatawan yang berlibur saja.

“Tapi kan hari-hari biasa tetap saja sepi. Karena tadi orang-orang transit tidak ada orang bisnis, outing gethering juga belum ada, kan belum ada boleh kumpul-kumpul. Di sini mah hanya orang yang punya duit, karena di rumah jenuh ingin jalan-jalan baru deh ke sini,” ujarnya.

Ia juga meminta kepada Pemkab Serang, untuk dapat meyakinkan kepada masyarakat agar dapat berkunjung kembali ke hotel dengan rasa aman dan nyaman. “Ini tentang bagaimana meyakinkan pasar bahwa kunjungan ke sini itu aman, tidak ribet, tidak diperketat saat di perjalanan dan di hotelnya juga aman dengan prokes sudah standar baik,” ucapnya. Berbeda dengan pengelola wisata pantai Pasir Putih Sirih Asep. Ia mengatakan, selama libur hari raya Imlek justru mengalami penurunan drastis mencapai 25 persen.

“Sepi banget. Karena sejumlah daerah PSBB, seperti Jakarta mungkin Jawa Barat, Depok, jadi walaupun kita libur panjang tetap saja sepi, karenakan ada pembatasan kendaraan,” katanya.

Asep mengatakan, pendapatan yang didapat oleh pihaknya selama pandemi Covid-19 hanya mencapai Rp4 juta. Berbeda dengan sebelum adanya PSBB yang diberlakukan diberbagai daerah pihaknya bisa mendapat lebih dari Rp50 juta.

“Harapan kami tadinya, di hari Imlek ini pendapatan bertambah. Tapi ternyata sama aja malah semakin menurun,” ujarnya.

Ia mengatakan, PSBB di sejumlah daerah menjadi faktor terjadinya penurunan pengunjung wisatawan ke tempat wisata. Pasalnya, wisatawan yang berkunjung selama libur hari raya Imlek hanya wisatawan dari Banten saja.

“Walaupun di Kabaupaten Serang tidak diberlakukan PSBB, tapi tetap pengunjung kita juga kan ada yang dari Tangerang, Jakarta, Depok dari Jawa Barat dan lain-lain. Tadi aja sepi mobil aja hanya ada 30 saja dan itu saya anggap dari lokal karena plat A kalau plat B bisa dihitung. Mudah-mudahan kalau memang PSBB sudah dicabut, sudah selesai tidak diperpanjang di Maret, sebelum Ramadan wisatawan pada datang,” tuturnya. (mg-7)

ADVERTISEMENT
Hotel Meningkat, Tempat Wisata Turun
Kawasan wisata di Anyer, Kabupaten Serang sepi pengunjung saat libur panjang Imlek kemarin, akibat pengetatan PPKM di sejumlah daerah di Jabodetabek. Namun, tingkat hunian hotel melonjak.

SERANG – Libur Imlek memberikan angin segar kepada pengelola hotel. Hunian hotel di kawasan Anyer dan Cinangka justru meningkat 80 persen. Berbeda dengan wisatawan yang datang ke tempat wisata di kawasan Anyer dan Cinangka khususnya pantai pasir putih menurun drastis sampai 30 persen. Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Serang Sukarjo mengatakan, peningkatan wisatawan terhadap hunian hotel diakibatkan pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) se-Jabodetabek. Sehingga hal tersebut berdampak baik bagi pihak pengelola hotel.

“Liburan panjang kemarin hunian hotel rata-rata masuk sampai 80 persen, bahkan ada salah satu hotel sampai 90 persen,” katanya saat diwawancarai melalui telpon seluler, Minggu (14/2).

Sukarjo mengatakan, peningkatan tersebut terjadi hanya saat hari libur saja. Dibandingkan dengan hari-hari biasa hunian hotel cenderung alami penuruan, mencapai 30 sampai maksimal 50 persen. Hal tersebut disebabkan karena, peruntukan hotel di Kabupaten Serang hanya untuk wisatawan yang berlibur saja.

“Tapi kan hari-hari biasa tetap saja sepi. Karena tadi orang-orang transit tidak ada orang bisnis, outing gethering juga belum ada, kan belum ada boleh kumpul-kumpul. Di sini mah hanya orang yang punya duit, karena di rumah jenuh ingin jalan-jalan baru deh ke sini,” ujarnya.

Ia juga meminta kepada Pemkab Serang, untuk dapat meyakinkan kepada masyarakat agar dapat berkunjung kembali ke hotel dengan rasa aman dan nyaman. “Ini tentang bagaimana meyakinkan pasar bahwa kunjungan ke sini itu aman, tidak ribet, tidak diperketat saat di perjalanan dan di hotelnya juga aman dengan prokes sudah standar baik,” ucapnya. Berbeda dengan pengelola wisata pantai Pasir Putih Sirih Asep. Ia mengatakan, selama libur hari raya Imlek justru mengalami penurunan drastis mencapai 25 persen.

“Sepi banget. Karena sejumlah daerah PSBB, seperti Jakarta mungkin Jawa Barat, Depok, jadi walaupun kita libur panjang tetap saja sepi, karenakan ada pembatasan kendaraan,” katanya.

Asep mengatakan, pendapatan yang didapat oleh pihaknya selama pandemi Covid-19 hanya mencapai Rp4 juta. Berbeda dengan sebelum adanya PSBB yang diberlakukan diberbagai daerah pihaknya bisa mendapat lebih dari Rp50 juta.

“Harapan kami tadinya, di hari Imlek ini pendapatan bertambah. Tapi ternyata sama aja malah semakin menurun,” ujarnya.

Ia mengatakan, PSBB di sejumlah daerah menjadi faktor terjadinya penurunan pengunjung wisatawan ke tempat wisata. Pasalnya, wisatawan yang berkunjung selama libur hari raya Imlek hanya wisatawan dari Banten saja.

“Walaupun di Kabaupaten Serang tidak diberlakukan PSBB, tapi tetap pengunjung kita juga kan ada yang dari Tangerang, Jakarta, Depok dari Jawa Barat dan lain-lain. Tadi aja sepi mobil aja hanya ada 30 saja dan itu saya anggap dari lokal karena plat A kalau plat B bisa dihitung. Mudah-mudahan kalau memang PSBB sudah dicabut, sudah selesai tidak diperpanjang di Maret, sebelum Ramadan wisatawan pada datang,” tuturnya. (mg-7)

Tags: BantenProvinsi Banten
Share3Tweet2SendShare
Previous Post

Presiden Saksikan Pengucapan Sumpah Andi Samsan Nganro Sebagai Wakil Ketua MA

Next Post

Presiden Saksikan Pengucapan Sumpah Wakil Ketua MA Bidang Yudisial

Related Posts

Creative Portfolio Showcase Jadi Inovasi Penilaian Kreatif Pengganti Ujian Tertulis di SMK Budi Luhur
Banten

Creative Portfolio Showcase Jadi Inovasi Penilaian Kreatif Pengganti Ujian Tertulis di SMK Budi Luhur

kabarbanten.com
9 Juni 2026
LamiPak Perkenalkan Inovasi Kemasan Aseptik untuk Industri Minuman Indonesia
Banten

LamiPak Perkenalkan Inovasi Kemasan Aseptik untuk Industri Minuman Indonesia

kabarbanten.com
21 April 2026
Astra Bangun Fasilitas Sekolah di Lebak, Dorong Lingkungan Belajar Sehat dan Nyaman
Kabupaten Lebak

Astra Bangun Fasilitas Sekolah di Lebak, Dorong Lingkungan Belajar Sehat dan Nyaman

kabarbanten.com
2 April 2026
Kemenag–BWI Kick-Off Program Bantuan Inkubasi Wakaf Produktif di Yayasan Syekh Mansyur Pandeglang
Banten

Kemenag–BWI Kick-Off Program Bantuan Inkubasi Wakaf Produktif di Yayasan Syekh Mansyur Pandeglang

Kabar Banten
13 Desember 2025
Wahyu Heryadi Kembali Pimpin JMSI Banten
Banten

Wahyu Heryadi Kembali Pimpin JMSI Banten

kabarbanten.com
28 Oktober 2025
Paramount Color Walk 2025 Digelar 13 Desember, Total hadiah Capai Rp200 Juta
Banten

Paramount Color Walk 2025 Digelar 13 Desember, Total hadiah Capai Rp200 Juta

kabarbanten.com
28 Oktober 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


  • Trending
  • Comments
  • Latest
Daftar Nama 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang

Daftar Nama 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang

4 Februari 2025
Bupati Tangerang Instruksikan Penguatan Program Prioritas dan Skrining Serentak

Bupati Tangerang Instruksikan Penguatan Program Prioritas dan Skrining Serentak

15 Juli 2026
Bupati Maesyal Rasyid Motivasi Pelajar SMP dan SMK Satya Muda Gemilang

Bupati Maesyal Rasyid Motivasi Pelajar SMP dan SMK Satya Muda Gemilang

15 Juli 2026
Ditresnarkoba Polda Banten Amankan Pelaku Penyalahgunaan Obat Terlarang

Ditresnarkoba Polda Banten Amankan Pelaku Penyalahgunaan Obat Terlarang

4 Desember 2024
Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Perkuat Edukasi Ibu Hamil untuk Wujudkan Generasi Sehat dan Berkualitas

Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Perkuat Edukasi Ibu Hamil untuk Wujudkan Generasi Sehat dan Berkualitas

3 Agustus 2026
Benyamin Dorong Serpong Art & Culture Festival 2026 Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tangsel

Benyamin Dorong Serpong Art & Culture Festival 2026 Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tangsel

3 Agustus 2026
Pilar Saga Ichsan Ajak Atlet Pelajar Berprestasi di Lapangan dan Dunia Akademik

Pilar Saga Ichsan Ajak Atlet Pelajar Berprestasi di Lapangan dan Dunia Akademik

3 Agustus 2026
Bulan Bakti Pramuka 2026, Benyamin Davnie: Tangsel Siapkan Generasi Berkarakter Lewat Prasiaga

Bulan Bakti Pramuka 2026, Benyamin Davnie: Tangsel Siapkan Generasi Berkarakter Lewat Prasiaga

2 Agustus 2026
Facebook Twitter Instagram TikTok
Kabarbanten.com

Disclaimer | Kode Etik | Privacy Policy |

Tentang Kami | Pedoman Media Siber 

 Contact

© 2020-2024 Kabarbanten.com. All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Tangerang
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks Berita

© 2020-2024 Kabarbanten.com. All Rights Reserved