Kabarbanten.com
  • Home
  • Tangerang
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • Tangerang
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Kabarbanten.com
No Result
View All Result
Home Banten

Data BST Semrawut, Minta Verifikasi Ulang di Daerah

kabarbanten.com
8 Februari 2021
Data BST Semrawut, Minta Verifikasi Ulang di Daerah
BERBINCANG: Memsos RI, Tri Rismaharini berbincang dengan Walikota Serang Syafrudin usai meresmikan pembangunan jalan dan sarana sanitasi MCK dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Lingkungan Jaha, Kelurahan Pagar Agung, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Minggu (7/2). FOTO: Pemkot Serang for Banten Ekspres

SERANG-Kementerian Sosial (Kemensos) RI meminta kepada daerah-daerah agar dapat melakukan proses verifikasi ulang terhadap data penerima bantuan sosial tunai (BST) 2021. Hal itu dilakukan karena ada ketidak selarasan antara data yang dimiliki Kemensos dan daerah.

Menteri Sosial (Mensos) RI, Tri Rismaharini mengatakan saat ini pihaknya terus berupaya untuk memvalidasi dan verifikasi data penerima BST. Bahkan selalu ada perbaikan disetiap pembenahan.

“Saya harus membenahi data pokoknya. Saya tidak ingin menyalahkan siapapun, tapi saya ingin menyampaikan bahwa saya memang harus membenahi data itu. Alhamdulillah sekarang ini, semalam sekitar jam 11.00 sudah lebih bagus. Hari ini sebetulnya pengen dipresentasikan ke saya, tapi hari ini saya pergi ke Semarang,” katanya kepada wartawan usai meresmikan pembangunan jalan dan sarana sanitasi MCK dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Lingkungan Jaha, Kelurahan Pagar Agung, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Minggu (7/2).

Ia menjelaskan, bila data tidak diverifikasi kembali maka dikhawatirkan adanya penerima fiktif atau ganda dalam bantuan BST tersebut. Maka dari itu ia meminta kepada seluruh daerah agar melakukan perekaman ulang guna menunjang verifikasi data BST.

“Ya bagaimana datanya bercampur, tidak padat (akur-red) dengan data kependudukan. Nanti dikira fiktif lagi, ya kan gak gitu. Jadi harus dijabarkan. Jadi daerah harus melakukan perekaman kependudukan, kalau tidak ada kan didatanya, kan bahaya sekali,” terangnya.

Lebih lanjut, Risma mengaku harus membenahi sistem atau data yang ada di Kemensos dari nol kembali. Bahkan hal itu dilakukan setiap hari hingga Sabtu-Minggu. “Jadi kami setiap Sabtu-Minggu masuk kerja untuk membenahi data, saya tahu persis karena saya ikutan terus di hari itu. Kemudian juga sistem-sistem harus saya ubah, dan itu memang mendasar sekali,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Walikota Serang Syafrudin mengatakan bahwa saat ini belum ada keluhan dari masyarakat terkait dengan bantuan dari Kemensos RI tersebut. Hanya saja masih terdapat beberapa penerima manfaat yang masih terdata padahal kondisinya sudah lebih baik, atau meninggal dunia.

“Data-data yang kita ajukan ini paling kurang lebih antara 5 persen yang bermasalah. Tapi bukan berarti yang bermasalah ini data fiktif. Artinya memang kadang alamatnya yang kurang jelas, kemudian data KTPnya yang kurang fiks,” katanya.

Kepala Dinsos Kota Serang Poppy Nopriandi mengatakan, Pemerintah pusat memberi jatah penerima bantuan sosial tunai (BST) di Kota Serang sebanyak 19.352 kepala keluarga (KK). Bantuan itu diberikan kepada warga yang terdampak pandemi Covid-19, setiap KK akan menerima bantuan senilai Rp 300 ribu. “Bantuan sosial untuk tahun ini nilainya sekarang lebih kecil, dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp 600 ribu. Tapi untuk penyalurannya sudah dilakukan,” paparnya. (mam/and)

 

ADVERTISEMENT
BERBINCANG: Memsos RI, Tri Rismaharini berbincang dengan Walikota Serang Syafrudin usai meresmikan pembangunan jalan dan sarana sanitasi MCK dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Lingkungan Jaha, Kelurahan Pagar Agung, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Minggu (7/2). FOTO: Pemkot Serang for Banten Ekspres

SERANG-Kementerian Sosial (Kemensos) RI meminta kepada daerah-daerah agar dapat melakukan proses verifikasi ulang terhadap data penerima bantuan sosial tunai (BST) 2021. Hal itu dilakukan karena ada ketidak selarasan antara data yang dimiliki Kemensos dan daerah.

Menteri Sosial (Mensos) RI, Tri Rismaharini mengatakan saat ini pihaknya terus berupaya untuk memvalidasi dan verifikasi data penerima BST. Bahkan selalu ada perbaikan disetiap pembenahan.

“Saya harus membenahi data pokoknya. Saya tidak ingin menyalahkan siapapun, tapi saya ingin menyampaikan bahwa saya memang harus membenahi data itu. Alhamdulillah sekarang ini, semalam sekitar jam 11.00 sudah lebih bagus. Hari ini sebetulnya pengen dipresentasikan ke saya, tapi hari ini saya pergi ke Semarang,” katanya kepada wartawan usai meresmikan pembangunan jalan dan sarana sanitasi MCK dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Lingkungan Jaha, Kelurahan Pagar Agung, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Minggu (7/2).

Ia menjelaskan, bila data tidak diverifikasi kembali maka dikhawatirkan adanya penerima fiktif atau ganda dalam bantuan BST tersebut. Maka dari itu ia meminta kepada seluruh daerah agar melakukan perekaman ulang guna menunjang verifikasi data BST.

“Ya bagaimana datanya bercampur, tidak padat (akur-red) dengan data kependudukan. Nanti dikira fiktif lagi, ya kan gak gitu. Jadi harus dijabarkan. Jadi daerah harus melakukan perekaman kependudukan, kalau tidak ada kan didatanya, kan bahaya sekali,” terangnya.

Lebih lanjut, Risma mengaku harus membenahi sistem atau data yang ada di Kemensos dari nol kembali. Bahkan hal itu dilakukan setiap hari hingga Sabtu-Minggu. “Jadi kami setiap Sabtu-Minggu masuk kerja untuk membenahi data, saya tahu persis karena saya ikutan terus di hari itu. Kemudian juga sistem-sistem harus saya ubah, dan itu memang mendasar sekali,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Walikota Serang Syafrudin mengatakan bahwa saat ini belum ada keluhan dari masyarakat terkait dengan bantuan dari Kemensos RI tersebut. Hanya saja masih terdapat beberapa penerima manfaat yang masih terdata padahal kondisinya sudah lebih baik, atau meninggal dunia.

“Data-data yang kita ajukan ini paling kurang lebih antara 5 persen yang bermasalah. Tapi bukan berarti yang bermasalah ini data fiktif. Artinya memang kadang alamatnya yang kurang jelas, kemudian data KTPnya yang kurang fiks,” katanya.

Kepala Dinsos Kota Serang Poppy Nopriandi mengatakan, Pemerintah pusat memberi jatah penerima bantuan sosial tunai (BST) di Kota Serang sebanyak 19.352 kepala keluarga (KK). Bantuan itu diberikan kepada warga yang terdampak pandemi Covid-19, setiap KK akan menerima bantuan senilai Rp 300 ribu. “Bantuan sosial untuk tahun ini nilainya sekarang lebih kecil, dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp 600 ribu. Tapi untuk penyalurannya sudah dilakukan,” paparnya. (mam/and)

 

Tags: BantenProvinsi Banten
Share3Tweet2SendShare
Previous Post

Diguyur Hujan Deras, Kampung Bulak Tangsel Banjir

Next Post

Presiden: Pengawasan Berkelanjutan Wujudkan Pelayanan Publik yang Berkualitas

Related Posts

LamiPak Perkenalkan Inovasi Kemasan Aseptik untuk Industri Minuman Indonesia
Banten

LamiPak Perkenalkan Inovasi Kemasan Aseptik untuk Industri Minuman Indonesia

kabarbanten.com
21 April 2026
Astra Bangun Fasilitas Sekolah di Lebak, Dorong Lingkungan Belajar Sehat dan Nyaman
Kabupaten Lebak

Astra Bangun Fasilitas Sekolah di Lebak, Dorong Lingkungan Belajar Sehat dan Nyaman

kabarbanten.com
2 April 2026
Kemenag–BWI Kick-Off Program Bantuan Inkubasi Wakaf Produktif di Yayasan Syekh Mansyur Pandeglang
Banten

Kemenag–BWI Kick-Off Program Bantuan Inkubasi Wakaf Produktif di Yayasan Syekh Mansyur Pandeglang

Kabar Banten
13 Desember 2025
Wahyu Heryadi Kembali Pimpin JMSI Banten
Banten

Wahyu Heryadi Kembali Pimpin JMSI Banten

kabarbanten.com
28 Oktober 2025
Paramount Color Walk 2025 Digelar 13 Desember, Total hadiah Capai Rp200 Juta
Banten

Paramount Color Walk 2025 Digelar 13 Desember, Total hadiah Capai Rp200 Juta

kabarbanten.com
28 Oktober 2025
Banyak yang Keliru, Ini Bedanya Notaris dan PPAT supaya Urusan Legal Tepat Sasaran
Banten

Banyak yang Keliru, Ini Bedanya Notaris dan PPAT supaya Urusan Legal Tepat Sasaran

kabarbanten.com
12 Agustus 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


  • Trending
  • Comments
  • Latest
Daftar Nama 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang

Daftar Nama 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang

4 Februari 2025
Nusantara Infrastructure Dorong Perempuan sebagai Agen Perubahan dalam Meningkatkan Kesadaran Keselamatan Berkendara

Nusantara Infrastructure Dorong Perempuan sebagai Agen Perubahan dalam Meningkatkan Kesadaran Keselamatan Berkendara

25 April 2026
Penyebab Tagihan PBB Lama Muncul di SPPT 2026, Ini Penjelasan Bapenda Tangsel

Penyebab Tagihan PBB Lama Muncul di SPPT 2026, Ini Penjelasan Bapenda Tangsel

10 April 2026
Ditresnarkoba Polda Banten Amankan Pelaku Penyalahgunaan Obat Terlarang

Ditresnarkoba Polda Banten Amankan Pelaku Penyalahgunaan Obat Terlarang

4 Desember 2024
Benyamin Davnie Lanjutkan Program Bedah Rumah, Targetkan 329 Unit Diperbaiki Sepanjang 2026

Benyamin Davnie Lanjutkan Program Bedah Rumah, Targetkan 329 Unit Diperbaiki Sepanjang 2026

9 Mei 2026
Ketika Makanan Juga Relasi

Ketika Makanan Juga Relasi

8 Mei 2026
Pemkot Tangerang Integrasikan Pos Pantau Sungai Cisadane

Pemkot Tangerang Integrasikan Pos Pantau Sungai Cisadane

8 Mei 2026
Jelang Iduladha 1447 H, Pemerintah Kota Tangerang Mulai Lakukan Pendataan dan Pengawasan Lapak Hewan Kurban

Jelang Iduladha 1447 H, Pemerintah Kota Tangerang Mulai Lakukan Pendataan dan Pengawasan Lapak Hewan Kurban

8 Mei 2026
Facebook Twitter Instagram TikTok
Kabarbanten.com

Disclaimer | Kode Etik | Privacy Policy |

Tentang Kami | Pedoman Media Siber 

 Contact

© 2020-2024 Kabarbanten.com. All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Tangerang
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks Berita

© 2020-2024 Kabarbanten.com. All Rights Reserved