Kabarbanten.com
  • Home
  • Tangerang
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • Tangerang
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Kabarbanten.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Evaluasi PPKM Level 1 di Blitar, Luhut: Situasi COVID-19 Tetap Rendah dan Terkendali

kabarbanten.com
19 Oktober 2021
Jadi Syarat Penurunan Level PPKM, Luhut: Cakupan Vaksinasi di Jawa-Bali Meningkat Signifikan

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Dokumentasi Humas Setkab)

Sejak tanggal 5 hingga 18 Oktober kemarin, pemerintah melakukan uji coba penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 atau new normal di Jawa-Bali yang dilaksanakan di Kota Blitar, Jawa Timur. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan bahwa selama penerapan PPKM Level 1, situasi pandemi di kota tersebut dapat tetap terkendali pada level yang rendah.

“Hasil evaluasi terhadap Kota Blitar menunjukkan hasil yang sangat positif. Sejak masuk ke Level 1, situasi COVID-19 di Kota Blitar tetap rendah dan terkendali,” ujar Luhut usai mengikuti Rapat Terbatas yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengenai PPKM, Senin (18/10/2021), secara virtual.

Luhut menegaskan, upaya tracing dan vaksinasi yang terus ditingkatkan ditambah dengan dukungan dari implementasi PeduliLindungi menjadi faktor keberhasilan pengendalian pandemi di kota tersebut.

“Terkendalinya kasus didorong oleh tingkat tracing, vaksinasi, dan penggunaan PeduliLindungi yang terus meningkat meski sudah masuk Level 1. Ini akan kita gunakan model ke tempat-tempat lain,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Menko Marves menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penanganan pandemi di Kota Blitar. Ia pun berharap upaya serupa dapat dilakukan di daerah lainnya.

“Pemerintah pusat memberikan apresiasi tinggi kepada Wali Kota, Dandim, Kapolres, Dinkes, dan seluruh pihak lainnya yang telah mencapai, yang telah berkontribusi dalam penanganan pandemi COVID-19 di Kota Blitar. Contoh baik di Kota Blitar perlu menjadi contoh bagi penanganan pandemi COVID-19 di semua kabupaten/kota di seluruh Indonesia,” ucapnya.

Pembukaan Pintu Internasional Indonesia dan Perkembangan Obat COVID-19
Per tanggal 14 Oktober lalu, pemerintah telah mengizinkan 19 negara untuk masuk ke Indonesia melalui pintu masuk yang telah ditentukan. Luhut menegaskan bahwa pemilihan kesembilan belas negara tersebut dilakukan dengan pertimbangan yang matang berdasarkan standar Badan Kesehatan Dunia atau WHO. Selain itu, pembukaan juga dilakukan dengan mengedepankan prinsip resiprositas.

“[Sebanyak] 19 negara tersebut dipilih dengan mempertimbangkan jumlah kasus dan tingkat positivity rate yang rendah berdasarkan standar WHO. Tapi bila mereka belum membuka ke kita, karena kita resiprokal mereka pun nanti tidak tertutup kemungkinan akan kita drop dari list 19 negara itu,” ujarnya.

Luhut menyampaikan, pemerintah akan melakukan evaluasi berkala terkait pembukaan pintu internasional ini.

“Presiden juga mengingatkan kepada kami agar terus melakukan evaluasi tiap minggunya agar dapat memitigasi dampak buruk dari pembukaan pintu masuk terhadap 19 negara tersebut,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Menko Marves juga menyampaikan bahwa sebagai bagian dari usaha untuk dapat segera mengatasi pandemi, pemerintah terus mengupayakan ketersediaan obat-obatan dan alat kesehatan untuk penanganan COVID-19.

“Pemerintah saat ini juga terus menjajaki beberapa alternatif obat COVID-19. Saya saat ini bersama dengan Menteri Kesehatan sedang berada di Amerika Serikat untuk melakukan pertemuan dengan Merck mengenai [obat] Molnupiravir,” ungkapnya.

Selain Molnupiravir, pemerintah juga sedang mempertimbangkan kemungkinan penggunaan dua obat lainnya, yaitu AT-527 dari Roche & Atea Pharmaceuticals serta Proxaludetamide produksi Suzhou Kintor Pharmaceuticals.

“Ketiga obat tersebut menunjukkan potensi untuk menjadi obat COVID-19. Namun saya dapat sampaikan bahwa kita tidak ingin hanya sekadar menjadi pembeli, kita harapkan menjadi produsen obat tersebut, melakukan kerja sama, dan melakukan investasi dan produksinya di Indonesia,” tandas Luhut. (DND/FID/UN)

#Kemenko Marves#Rapat Terbatas#Sidang Kabinet#Sidang Kabinet Paripurna
Berita terkait: > Inilah Wilayah PPKM di Jawa-Bali Periode 19 Oktober Hingga 1 November 2021 > Ke Kaltara, Presiden akan Tanam Mangrove hingga Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi > Bertemu Wakil Presiden Uni Eropa, Presiden Sampaikan Komitmen Indonesia Atasi Perubahan Iklim > Presiden Menerima Kunjungan Kehormatan Menlu Malaysia > Jaga Pengendalian Pandemi, Pemerintah Lanjutkan PPKM Jawa-Bali dengan Sejumlah Penyesuaian
ADVERTISEMENT

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Dokumentasi Humas Setkab)

Sejak tanggal 5 hingga 18 Oktober kemarin, pemerintah melakukan uji coba penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 atau new normal di Jawa-Bali yang dilaksanakan di Kota Blitar, Jawa Timur. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan bahwa selama penerapan PPKM Level 1, situasi pandemi di kota tersebut dapat tetap terkendali pada level yang rendah.

“Hasil evaluasi terhadap Kota Blitar menunjukkan hasil yang sangat positif. Sejak masuk ke Level 1, situasi COVID-19 di Kota Blitar tetap rendah dan terkendali,” ujar Luhut usai mengikuti Rapat Terbatas yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengenai PPKM, Senin (18/10/2021), secara virtual.

Luhut menegaskan, upaya tracing dan vaksinasi yang terus ditingkatkan ditambah dengan dukungan dari implementasi PeduliLindungi menjadi faktor keberhasilan pengendalian pandemi di kota tersebut.

“Terkendalinya kasus didorong oleh tingkat tracing, vaksinasi, dan penggunaan PeduliLindungi yang terus meningkat meski sudah masuk Level 1. Ini akan kita gunakan model ke tempat-tempat lain,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Menko Marves menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penanganan pandemi di Kota Blitar. Ia pun berharap upaya serupa dapat dilakukan di daerah lainnya.

“Pemerintah pusat memberikan apresiasi tinggi kepada Wali Kota, Dandim, Kapolres, Dinkes, dan seluruh pihak lainnya yang telah mencapai, yang telah berkontribusi dalam penanganan pandemi COVID-19 di Kota Blitar. Contoh baik di Kota Blitar perlu menjadi contoh bagi penanganan pandemi COVID-19 di semua kabupaten/kota di seluruh Indonesia,” ucapnya.

Pembukaan Pintu Internasional Indonesia dan Perkembangan Obat COVID-19
Per tanggal 14 Oktober lalu, pemerintah telah mengizinkan 19 negara untuk masuk ke Indonesia melalui pintu masuk yang telah ditentukan. Luhut menegaskan bahwa pemilihan kesembilan belas negara tersebut dilakukan dengan pertimbangan yang matang berdasarkan standar Badan Kesehatan Dunia atau WHO. Selain itu, pembukaan juga dilakukan dengan mengedepankan prinsip resiprositas.

“[Sebanyak] 19 negara tersebut dipilih dengan mempertimbangkan jumlah kasus dan tingkat positivity rate yang rendah berdasarkan standar WHO. Tapi bila mereka belum membuka ke kita, karena kita resiprokal mereka pun nanti tidak tertutup kemungkinan akan kita drop dari list 19 negara itu,” ujarnya.

Luhut menyampaikan, pemerintah akan melakukan evaluasi berkala terkait pembukaan pintu internasional ini.

“Presiden juga mengingatkan kepada kami agar terus melakukan evaluasi tiap minggunya agar dapat memitigasi dampak buruk dari pembukaan pintu masuk terhadap 19 negara tersebut,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Menko Marves juga menyampaikan bahwa sebagai bagian dari usaha untuk dapat segera mengatasi pandemi, pemerintah terus mengupayakan ketersediaan obat-obatan dan alat kesehatan untuk penanganan COVID-19.

“Pemerintah saat ini juga terus menjajaki beberapa alternatif obat COVID-19. Saya saat ini bersama dengan Menteri Kesehatan sedang berada di Amerika Serikat untuk melakukan pertemuan dengan Merck mengenai [obat] Molnupiravir,” ungkapnya.

Selain Molnupiravir, pemerintah juga sedang mempertimbangkan kemungkinan penggunaan dua obat lainnya, yaitu AT-527 dari Roche & Atea Pharmaceuticals serta Proxaludetamide produksi Suzhou Kintor Pharmaceuticals.

“Ketiga obat tersebut menunjukkan potensi untuk menjadi obat COVID-19. Namun saya dapat sampaikan bahwa kita tidak ingin hanya sekadar menjadi pembeli, kita harapkan menjadi produsen obat tersebut, melakukan kerja sama, dan melakukan investasi dan produksinya di Indonesia,” tandas Luhut. (DND/FID/UN)

#Kemenko Marves#Rapat Terbatas#Sidang Kabinet#Sidang Kabinet Paripurna
Berita terkait: > Inilah Wilayah PPKM di Jawa-Bali Periode 19 Oktober Hingga 1 November 2021 > Ke Kaltara, Presiden akan Tanam Mangrove hingga Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi > Bertemu Wakil Presiden Uni Eropa, Presiden Sampaikan Komitmen Indonesia Atasi Perubahan Iklim > Presiden Menerima Kunjungan Kehormatan Menlu Malaysia > Jaga Pengendalian Pandemi, Pemerintah Lanjutkan PPKM Jawa-Bali dengan Sejumlah Penyesuaian
Tags: IndonesiaNasionalNusantara
Share3Tweet2SendShare
Previous Post

Pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Pandeglang, Dirpamobvit Polda Banten Cek TPS yang Berada di Wilayah Hukum Polsek Patia

Next Post

Tim TAA Olah TKP dan FGD Kasus Tabrak Beruntun di Tol Tangerang – Merak KM 74.900

Related Posts

UIN Jakarta Tembus Posisi 29 Dunia dalam QS Rankings by Subject 2026
Nasional

UIN Jakarta Tembus Posisi 29 Dunia dalam QS Rankings by Subject 2026

Kabar Banten
28 Maret 2026
Gedung SMA dan SMK Triguna Utama Diamankan, UIN Jakarta Selamatkan Aset Strategis
Nasional

Gedung SMA dan SMK Triguna Utama Diamankan, UIN Jakarta Selamatkan Aset Strategis

Kabar Banten
19 Maret 2026
Kurban Kini dalam Genggaman, Qurban Asyik Resmi Luncurkan Aplikasi Versi Terbaru
Nasional

Kurban Kini dalam Genggaman, Qurban Asyik Resmi Luncurkan Aplikasi Versi Terbaru

kabarbanten.com
13 Maret 2026
IKA FISIP UIN Jakarta 2025–2029 Dilantik, Alumni Siap Berkontribusi pada Demokrasi dan Kebijakan
Nasional

IKA FISIP UIN Jakarta 2025–2029 Dilantik, Alumni Siap Berkontribusi pada Demokrasi dan Kebijakan

kabarbanten.com
12 Maret 2026
Nasional

MI dan MA Pembangunan UIN Jakarta Borong Prestasi di Jakarta Madrasah Award 2026

kabarbanten.com
4 Februari 2026
Harumkan Nama Indonesia, Audric Tsai Tembus VEX Robotics World Championship
Nasional

Harumkan Nama Indonesia, Audric Tsai Tembus VEX Robotics World Championship

kabarbanten.com
4 Februari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


  • Trending
  • Comments
  • Latest
Daftar Nama 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang

Daftar Nama 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang

4 Februari 2025
Turab Kali Item Jebol, Perumahan Griya Artha Sepatan Kebanjiran

Turab Kali Item Jebol, Perumahan Griya Artha Sepatan Kebanjiran

27 Oktober 2022
Ditresnarkoba Polda Banten Amankan Pelaku Penyalahgunaan Obat Terlarang

Ditresnarkoba Polda Banten Amankan Pelaku Penyalahgunaan Obat Terlarang

4 Desember 2024
Sampah di Sungai Cisadane Didominasi Plastik

Sampah di Sungai Cisadane Didominasi Plastik

6 Juni 2022
Apel dan Halalbihalal, Benyamin Davnie Tekankan Kebersihan Lingkungan hingga Efisiensi Anggaran di Tangsel

Apel dan Halalbihalal, Benyamin Davnie Tekankan Kebersihan Lingkungan hingga Efisiensi Anggaran di Tangsel

31 Maret 2026
UIN Jakarta Tembus Posisi 29 Dunia dalam QS Rankings by Subject 2026

UIN Jakarta Tembus Posisi 29 Dunia dalam QS Rankings by Subject 2026

28 Maret 2026
Idulfitri 1447 Hijriah, Pilar Saga Ichsan Tekankan Pentingnya Ukhuwah untuk Membangun Tangsel

Idulfitri 1447 Hijriah, Pilar Saga Ichsan Tekankan Pentingnya Ukhuwah untuk Membangun Tangsel

22 Maret 2026
Idulfitri 1447 H, Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Perkuat Silaturahmi dan Ukhuwah

Idulfitri 1447 H, Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Perkuat Silaturahmi dan Ukhuwah

21 Maret 2026
Facebook Twitter Instagram TikTok
Kabarbanten.com

Disclaimer | Kode Etik | Privacy Policy |

Tentang Kami | Pedoman Media Siber 

 Contact

© 2020-2024 Kabarbanten.com. All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Tangerang
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks Berita

© 2020-2024 Kabarbanten.com. All Rights Reserved