Kabarbanten.com
  • Home
  • Tangerang
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • Tangerang
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Kabarbanten.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Presidensi G20, Komitmen Indonesia untuk Pemulihan Ekonomi Global

kabarbanten.com
15 September 2021
Presidensi G20, Komitmen Indonesia untuk Pemulihan Ekonomi Global

Keterangan Pers Bersama mengenai Presidensi Indonesia di G20 Tahun 2022, Selasa (14/09/2021). (Sumber: Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)

Untuk pertama kalinya, Indonesia memegang Presidensi G20 sejak G20 didirikan. Dengan menjadi tuan rumah, Indonesia memiliki kesempatan untuk ikut menentukan arah desain kebijakan pemulihan ekonomi global.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) dalam keterangan pers bersama terkait Kesiapan Presidensi Indonesia di G20 Tahun 2022, Selasa (14/09/2021) malam.

“Dengan menjadi Presidensi 2022, Indonesia memiliki kesempatan secara strategis untuk ikut menentukan arah desain kebijakan pemulihan ekonomi global, terutama pada masa pasca pandemi COVID-19 ini,” ungkap Airlangga.

Disampaikan Menko, rangkaian G20 yang berlangsung mulai 1 Desember 2021 hingga 30 November 2022 ini berjumlah 150 pertemuan yang terdiri dari pertemuan konferensi tingkat tinggi, pertemuan tingkat menteri dan gubernur bank sentral, pertemuan tingkat sherpa, pertemuan tingkat deputi, pertemuan tingkat working group, dan pertemuan tingkat engagement group, serta side events.

Dengan jumlah delegasi mencapai 500 hingga 5.800 orang, pertemuan akan dilakukan dengan secara daring dan juga fisik karena masih dalam kondisi pandemi COVID-19.

“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, pertemuan akan dilakukan secara hybrid dengan mempertimbangkan kondisi pengendalian COVID-19 dan juga dilakukan secara fisik sesuai dengan parameter-parameter yang ada,” ucap Menko Perekonomian.

Oleh karena itu, lanjutnya, pemerintah memastikan pertemuan side events akan mengikuti parameter kesehatan, menerapkan protokol kesehatan, dan melakukan level asesmen terhadap pandemi sesuai dengan standar WHO.

“Terkait dengan persyaratan vaksinasi, ditentukan dan dilaksanakan di berbagai daerah yang ketersediaan rumah sakitnya klasifikasinya A,” imbuh Airlangga.

Lebih lanjut ia memaparkan, dalam Presidensi G20 di tahun 2022, pemerintah telah menetapkan lima pilar prioritas yang akan dibahas, yaitu peningkatan produktivitas untuk pemulihan (promoting productivity); membangun ekonomi dunia yang tangguh pasca pandemi (increasing resiliency and stability); menjamin pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan (ensuring suistainability and inclusive growth); menciptakan lingkungan kondusif dan kemitraan dengan pemangku kepentingan (enabling environment and partnership); dan kepemimpinan kolektif global untuk memperkuat solidaritas (forging a stronger collective global leadership).

Selain itu, selama memegang Presidensi G20 Tahun 2022, Indonesia juga akan mendorong koordinasi kebijakan global yang berkontribusi terhadap tata kelola dunia yang seimbang serta adaptif terhadap krisis.

“Dari amanah sebagai Presidensi G20, Indonesia tentunya akan mendorong koordinasi kebijakan global yang berkontribusi terhadap tata kelola dunia yang seimbang dan membuat G20 adaptif terhadap krisis, memperjuangkan kepentingan nasional di forum global, termasuk antara lain isu-isu transformasi digital dan ekonomi inklusif,” terang Menko Perekonomian.

Ia menekankan, diperlukan sinergi dan koordinasi yang kuat antar kementerian dan lembaga yang terlibat dalam 16 working group, dan elemen nonpemerintah serta masyarakat sipil dan madani yang terlibat di dalam sepuluh engagement group.

“Pelibatan berbagai unsur lapisan masyarakat ini tentunya mengindikasikan demokratisasi dalam pembahasan dan juga penentuan isu-isu strategis di tatanan global,” ujar Airlangga.

Menurutnya, pelibatan seluruh kelompok kepentingan ini sekaligus mencerminkan langkah inklusif dan keterbukaan pemerintah untuk merangkul seluruh komponen masyarakat guna mendukung pemulihan ekonomi nasional yang kuat dan dengan tata kelola yang baik.

“Upaya ini juga menegaskan kepada dunia internasional bahwa Indonesia siap untuk menjadi lokomotif pemulihan ekonomi global dengan semangat konsensus dan kebersamaan,” pungkasnya.

Keterangan pers bersama dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. (DND/AIT/UN)

ADVERTISEMENT

Keterangan Pers Bersama mengenai Presidensi Indonesia di G20 Tahun 2022, Selasa (14/09/2021). (Sumber: Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)

Untuk pertama kalinya, Indonesia memegang Presidensi G20 sejak G20 didirikan. Dengan menjadi tuan rumah, Indonesia memiliki kesempatan untuk ikut menentukan arah desain kebijakan pemulihan ekonomi global.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) dalam keterangan pers bersama terkait Kesiapan Presidensi Indonesia di G20 Tahun 2022, Selasa (14/09/2021) malam.

“Dengan menjadi Presidensi 2022, Indonesia memiliki kesempatan secara strategis untuk ikut menentukan arah desain kebijakan pemulihan ekonomi global, terutama pada masa pasca pandemi COVID-19 ini,” ungkap Airlangga.

Disampaikan Menko, rangkaian G20 yang berlangsung mulai 1 Desember 2021 hingga 30 November 2022 ini berjumlah 150 pertemuan yang terdiri dari pertemuan konferensi tingkat tinggi, pertemuan tingkat menteri dan gubernur bank sentral, pertemuan tingkat sherpa, pertemuan tingkat deputi, pertemuan tingkat working group, dan pertemuan tingkat engagement group, serta side events.

Dengan jumlah delegasi mencapai 500 hingga 5.800 orang, pertemuan akan dilakukan dengan secara daring dan juga fisik karena masih dalam kondisi pandemi COVID-19.

“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, pertemuan akan dilakukan secara hybrid dengan mempertimbangkan kondisi pengendalian COVID-19 dan juga dilakukan secara fisik sesuai dengan parameter-parameter yang ada,” ucap Menko Perekonomian.

Oleh karena itu, lanjutnya, pemerintah memastikan pertemuan side events akan mengikuti parameter kesehatan, menerapkan protokol kesehatan, dan melakukan level asesmen terhadap pandemi sesuai dengan standar WHO.

“Terkait dengan persyaratan vaksinasi, ditentukan dan dilaksanakan di berbagai daerah yang ketersediaan rumah sakitnya klasifikasinya A,” imbuh Airlangga.

Lebih lanjut ia memaparkan, dalam Presidensi G20 di tahun 2022, pemerintah telah menetapkan lima pilar prioritas yang akan dibahas, yaitu peningkatan produktivitas untuk pemulihan (promoting productivity); membangun ekonomi dunia yang tangguh pasca pandemi (increasing resiliency and stability); menjamin pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan (ensuring suistainability and inclusive growth); menciptakan lingkungan kondusif dan kemitraan dengan pemangku kepentingan (enabling environment and partnership); dan kepemimpinan kolektif global untuk memperkuat solidaritas (forging a stronger collective global leadership).

Selain itu, selama memegang Presidensi G20 Tahun 2022, Indonesia juga akan mendorong koordinasi kebijakan global yang berkontribusi terhadap tata kelola dunia yang seimbang serta adaptif terhadap krisis.

“Dari amanah sebagai Presidensi G20, Indonesia tentunya akan mendorong koordinasi kebijakan global yang berkontribusi terhadap tata kelola dunia yang seimbang dan membuat G20 adaptif terhadap krisis, memperjuangkan kepentingan nasional di forum global, termasuk antara lain isu-isu transformasi digital dan ekonomi inklusif,” terang Menko Perekonomian.

Ia menekankan, diperlukan sinergi dan koordinasi yang kuat antar kementerian dan lembaga yang terlibat dalam 16 working group, dan elemen nonpemerintah serta masyarakat sipil dan madani yang terlibat di dalam sepuluh engagement group.

“Pelibatan berbagai unsur lapisan masyarakat ini tentunya mengindikasikan demokratisasi dalam pembahasan dan juga penentuan isu-isu strategis di tatanan global,” ujar Airlangga.

Menurutnya, pelibatan seluruh kelompok kepentingan ini sekaligus mencerminkan langkah inklusif dan keterbukaan pemerintah untuk merangkul seluruh komponen masyarakat guna mendukung pemulihan ekonomi nasional yang kuat dan dengan tata kelola yang baik.

“Upaya ini juga menegaskan kepada dunia internasional bahwa Indonesia siap untuk menjadi lokomotif pemulihan ekonomi global dengan semangat konsensus dan kebersamaan,” pungkasnya.

Keterangan pers bersama dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. (DND/AIT/UN)

Tags: IndonesiaNasionalNusantara
Share3Tweet2SendShare
Previous Post

Presiden: Segera Keluar dari Jebakan Pengekspor Bahan Mentah

Next Post

Presidensi G20 Indonesia, Inilah Prakarsa G20 Tangani Tantangan Global

Related Posts

Nasional

MI dan MA Pembangunan UIN Jakarta Borong Prestasi di Jakarta Madrasah Award 2026

kabarbanten.com
4 Februari 2026
Harumkan Nama Indonesia, Audric Tsai Tembus VEX Robotics World Championship
Nasional

Harumkan Nama Indonesia, Audric Tsai Tembus VEX Robotics World Championship

kabarbanten.com
4 Februari 2026
Hery Haryanto Azumi: NU Bangkit dari Arus Bawah Menuju Solusi Nasional
Nasional

GKB-NU: Bersama Prabowo, Indonesia Harus Jadi Penjaga Perdamaian Dunia di Board of Peace

kabarbanten.com
3 Februari 2026
Alfamidi Gelar Pelatihan Eco Enzyme, Warga Antusias Kelola Sampah Organik
Nasional

Alfamidi Gelar Pelatihan Eco Enzyme, Warga Antusias Kelola Sampah Organik

kabarbanten.com
30 Januari 2026
Borong Enam Gelar Nasional, SWA RoboKnights Wakili Indonesia ke Kejuaraan Dunia VEX Robotics AS
Nasional

Borong Enam Gelar Nasional, SWA RoboKnights Wakili Indonesia ke Kejuaraan Dunia VEX Robotics AS

kabarbanten.com
29 Januari 2026
UIN Jakarta–BRIN Bahas Penguatan Kolaborasi Riset
Nasional

UIN Jakarta–BRIN Bahas Penguatan Kolaborasi Riset

kabarbanten.com
22 Januari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


  • Trending
  • Comments
  • Latest
Daftar Nama 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang

Daftar Nama 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang

4 Februari 2025
Hery Haryanto Azumi: NU Bangkit dari Arus Bawah Menuju Solusi Nasional

GKB-NU: Bersama Prabowo, Indonesia Harus Jadi Penjaga Perdamaian Dunia di Board of Peace

3 Februari 2026
Ditresnarkoba Polda Banten Amankan Pelaku Penyalahgunaan Obat Terlarang

Ditresnarkoba Polda Banten Amankan Pelaku Penyalahgunaan Obat Terlarang

4 Desember 2024
Electrolux Buka Showroom and Service Center di Gading Serpong

Electrolux Buka Showroom and Service Center di Gading Serpong

6 April 2022
Era Benyamin Davnie–Pilar Saga Ichsan, SDN Babakan 01 Bertransformasi Jadi Lebih Layak dan Modern

Era Benyamin Davnie–Pilar Saga Ichsan, SDN Babakan 01 Bertransformasi Jadi Lebih Layak dan Modern

11 Februari 2026
Pilar Saga Ichsan Hadiri Puncak HPN 2026 di Banten: Perkuat Peran Pers Hadapi Tantangan Era Digital dan AI

Pilar Saga Ichsan Hadiri Puncak HPN 2026 di Banten: Perkuat Peran Pers Hadapi Tantangan Era Digital dan AI

9 Februari 2026
Benyamin Davnie Pastikan Tumpukan Sampah di Tangsel Sudah Teratasi

Benyamin Davnie Pastikan Tumpukan Sampah di Tangsel Sudah Teratasi

9 Februari 2026
Pemkot Tangsel Gandeng KPK Perkuat Pencegahan Korupsi Lewat Program Keluarga Berintegritas

Pemkot Tangsel Gandeng KPK Perkuat Pencegahan Korupsi Lewat Program Keluarga Berintegritas

9 Februari 2026
Facebook Twitter Instagram TikTok
Kabarbanten.com

Disclaimer | Kode Etik | Privacy Policy |

Tentang Kami | Pedoman Media Siber 

 Contact

© 2020-2024 Kabarbanten.com. All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Tangerang
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks Berita

© 2020-2024 Kabarbanten.com. All Rights Reserved